Banjarnegara – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermakna, MI Al Fatah Parakancanggah Banjarnegara (MIFABARA) menghadirkan program Mutiara Hikmah Ramadan. Program ini menjadi wadah bagi siswa dan siswi yang memiliki potensi dalam berkomunikasi untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan seputar ibadah puasa.(17/3)
Melalui program ini, para siswa tampil menyampaikan materi sederhana namun sarat makna, seperti pentingnya menahan diri, menjaga lisan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang membentuk karakter dan kepercayaan diri siswa.
Kepala madrasah MIFABARA menyampaikan bahwa Mutiara Hikmah Ramadan merupakan langkah nyata dalam menanamkan nilai dakwah sejak dini.
“Anak-anak ini adalah generasi penerus. Ketika mereka berani berbicara tentang kebaikan, sejatinya mereka sedang belajar menjadi penyampai kebenaran. Dari sinilah benih-benih pendakwah itu tumbuh,” ujarnya.
Lebih dari sekadar latihan berbicara, program ini menjadi ruang pembentukan jiwa yang berani menyuarakan nilai-nilai kebaikan di tengah kehidupan. Setiap kata yang disampaikan bukan hanya didengar, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan hati, baik bagi yang menyampaikan maupun yang mendengarkan.
Salah satu guru pembimbing mengungkapkan bahwa perubahan positif terlihat pada siswa yang mengikuti kegiatan ini.
“Mereka menjadi lebih percaya diri, lebih terarah dalam berbicara, dan yang paling penting, mereka memahami apa yang mereka sampaikan. Ini adalah proses belajar yang sangat berharga,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu siswa peserta mengaku merasa bangga dan termotivasi.
“Awalnya saya gugup, tapi setelah mencoba, saya jadi berani. Saya ingin bisa terus menyampaikan hal-hal baik kepada teman-teman,” ungkapnya.
Program Mutiara Hikmah Ramadan menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang menumbuhkan keberanian untuk menyebarkan kebaikan. Di tengah dunia yang terus berubah, MIFABARA menanamkan nilai bahwa setiap anak memiliki cahaya, dan ketika cahaya itu diarahkan, ia akan menjadi penerang bagi sekitarnya.
Dengan semangat ini, MIFABARA berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu menjadi penyampai kebaikan generasi yang kelak akan menguatkan umat dengan kata, akhlak, dan keteladanan.(nas)
