Banjarnegara (Humas) – Parenting sekolah adalah program atau kegiatan yang memiliki tujuan membantu orang tua dalam hal mendidik anak dengan harapan adanya keselarasan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Program pendidikan parenting adalah metode yang tepat bagi orang tua dalam pembentukan karakter anak. Manfaat yang diperoleh dalam pendidikan parenting adalah menambah wawasan dan pengetahuan orang tua dalam hal membina anak yang sesuai dengan usia, karakter dan perkembangannya. Salah satu materi parenting yang perlu diketahui orang tua adalah perihal psikologi anak. Tema parenting psikologi adalah “Mindfull Parenting: Solusi Bonding Orangtua dan Anak di Era Digital”.(10/01)
MI Maarif Al Falah Joyokusumo atau biasa disebut Mimau sukses menggelar Parenting Psikologi yang dihadiri oleh seluruh guru dan walimurid dari kelas I-VI yang bertempat di Rejasa Room Surya Yudha Banjarnegara. Sebelum parenting dimulai, kepala madrasah dan perwakilan yayasan menyampaikan sambutan kepada walimurid dengan harapan mengikuti acara parenting dengan baik dan mengambil informasi mengenai parenting secara bijak untuk diterapkan pada putra putrinya. Parenting kali ini menghadirkan narasumber dengan latar belakang psikolog, Seorang psikolog dan menjabat sebagai Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Wilayah Jawa Tengah yakni Gones Saptowati. Narasumber berbagi wawasan mengenai relaitas sosial yang terjadi pada anak zaman sekarang serta memberi informasi mengenai bonding orang tua kepada anak. Adapun talkshow mengenai parenting ini dibawakan oleh moderator yang diambil dari salah satu guru mimau yaitu Farida.
Bunda Gones dalam penyampaian materi parenting menyebutkan bahwa realitas perkembangan anak pada zaman sekarang menunjukkan tingkat kekhawatiran karena pergaulan yang bebas dan kurangnya bonding yang dibentuk oleh orang tua.
“Realitas sosial perkembangan anak saat ini menunjukkan tingkat kecemasan bagi orang tua. Namun kejadian luar biasa yang terjadi pada anak dibawah umur tentu ada penyebabnya diantaranya lemahnya bonding keluarga, lingkungan, media dan teknologi, krisis identitas dan perubahan hormonal”. tutur Bunda Gones.
Pemaparan demi pemaparan materi parenting disampaikan secara apik oleh Bunda Gones dengan menambahkan ice breaking kepada semua walimurid untuk menumbuhkan rasa rileks saat materi disampaikan. Antusiasme wali murid terpancar dengan mengikjuti parenting secara fokus. Terbukti ketika moderator membuka termin pertanyaan, banyak sekali walimurid yang hendak menyampaikan pertanyaan kepada narasumber bahkan guru ikut serta memunculkan rasa ingin tahu perihal parenting.
Salah satu wali murid kelas IV A, Bunda Fitria menyampaikan bentuk terima kasih dan pertanyaan mengenai perkembangan salah satu putranya yang sedang mengalami fase remaja yang tentu perlu adanya bonding yang lebih kuat.
“Saya sangat berterima kasih kepada mimau karena telah menghadirkan seorang psikolog yang tentu dapat memberi kesempatan untuk bertanya mengenai cara yang tepat untuk menjaga pergaulan anak pada fase remaja yang tentu sangat rawan terjerumus pada hal hal yang mungkin tidak berkenan. Maka dari itu, saya perlu mengetahui cara menjaga putra saya dengan bijaksana serta menguatkan bonding yang kuat dilingkungan keluarga juga ingin saya ketahui”. ujar Bunda Fitria.
Mimau sukses menggelar acara parenting dengan bukti partisipasi wali murid yang selalu ingin tahu pasal solusi bonding orang tua dan anak pada era digital. Bukti nyata kesuksesan acara tersebut adalah hadirnya walimurid dengan presentase 87%. Hal menarik yang dimunculkan mimau adalah memberikan apresiasi untuk 50 wali murid yang datang tepat waktu dengan memberikan doorprize cantik. (ad)
