BELAJAR SUDUT, GURU KELAS V A MIMAU TERAPKAN METODE SEBLAK PRASMANAN

Banjarnegara – Materi sudut merupakan konsep dasar geometri yang membahas daerah terbentuk dari dua garis bertemu di satu titik atau sudut. Materi teresebut terdapat pada pelajaran Matematika kelas V. Sebagai langkah memberikan pelajaran yang menarik murid, guru kelas V A MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) menerapkan metode seblak prasmanan, Jum’at (6/2/2026).

Berlangsung diruang kelas V A bersama seluruh murid kelas V A. Kegiatan ini merupakan implementasi dari materi sudut dengan metode learning by doing yang mana murid belajar sambil melakukan. Wali kelas V A, Farida Fitriana mengatakan tujuan metode ini agar murid berpikir mandiri karena tugasnya individu, memudahkan murid mengukur sudut dengan berbagai macam sudut melalui permainan.

“Tujuannya agar anak berpikir mandiri karena tugasnya adalah individu, memudahkan anak mengukur sudut apakah siku-siku, tumpul, dan sebagainya melalui sebuah permainan,” ujarnya.

Media yang diperlukan berupa piring, lem, gunting, dan busur derajat. Cara penerapannya, guru menjelaskan materi, lalu murid akan disuguhkan menu seblak yaitu gambar telur, sawi, dumpling, kerupuk. Disetiap menu tersebut terdapat soal berbagai macam sudut ada siku-siku, tumpul, dan sebagainya. Murid diminta untuk menjawab soal yang ada dimenu, soalnya berupa mengukur derajat sudut dan menebak nama sudut. Ketika sudah selesai dijawab maka guru akan mengevaluasi jawaban murid sesuai dengan menu yang diambil.

Adam, siswa kelas V A menyampaikan dirinya antusias dengan pembelajaran ini karena asyik bisa melatih diri cara mengukur derajat yang benar dan mengetahui berbagai macam sudut

“Pembelajarannya asyik aku bisa cara mengukur sudut yang benar dan tau tentang berbagai macam sudut,” ujarnya

Pembelajaran ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman murid terkait pengukuran sudut derajat dan mengetahui ragam sudut. (RF).