BPBD NU Banjarnegara Edukasi Seluruh Murid MIFABARA, Tanamkan Budaya Siaga Bencana Sejak Dini

Banjarnegara – Kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu ditanamkan sejak usia dini. Sebagai wujud komitmen menciptakan madrasah yang aman dan tangguh bencana, seluruh peserta didik MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) mengikuti kegiatan Edukasi Kesiapsiagaan Bencana yang disampaikan oleh tim BPBD NU Banjarnegara.(25/7)

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh murid dari berbagai jenjang kelas. Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan mudah dipahami, para narasumber mengenalkan berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, kebakaran, hingga angin kencang. Peserta didik juga dibekali pengetahuan mengenai langkah-langkah penyelamatan diri sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana.

Tidak hanya menerima materi, para murid diajak berinteraksi melalui simulasi sederhana dan tanya jawab yang membuat suasana belajar semakin hidup. Dengan pendekatan yang menyenangkan, peserta didik belajar pentingnya tetap tenang saat menghadapi keadaan darurat, mengenali jalur evakuasi, mengikuti arahan guru, serta saling membantu demi keselamatan bersama.

Kepala MIFABARA, menyampaikan apresiasi kepada BPBD NU Banjarnegara atas sinergi yang telah terjalin dalam memberikan edukasi kepada peserta didik.

“Keselamatan peserta didik merupakan prioritas utama kami. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak tidak hanya memahami teori tentang bencana, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan, keberanian, dan kemampuan mengambil tindakan yang benar ketika menghadapi situasi darurat. Pendidikan kebencanaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik yang tangguh dan peduli terhadap sesama,” ungkap beliau.

Sementara itu, tim BPBD NU Banjarnegara mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan kesiapsiagaan sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Bencana memang tidak dapat diprediksi kapan datangnya, tetapi dampaknya dapat diminimalkan apabila kita memiliki pengetahuan dan kesiapan. Anak-anak adalah generasi penerus yang perlu dibekali kemampuan untuk melindungi diri, keluarga, dan lingkungan. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dan dibagikan kepada orang-orang di sekitarnya,” ujar salah satu narasumber.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, MIFABARA terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan hidup (life skills). Edukasi kebencanaan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi yang cerdas, tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.(nas)

Skip to content