Closing Panitia Ramadhan MI Al Fatah Dengan Nuzulul Quran Dan Bukber

Banjarnegara – Menindaklanjuti hasil rapat, MI Al Fatah Parakancanggah menggelar buka bersama keluarga MI Al-Fatah walau masih dalam kondisi pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan buka bersama juga menjadi acara pembubaran panitia pesantren ramadahan 1442 H yang berjalan lancar Selasa (27/4) mulai pukul 15.30- 18.30 WIB, dihadiri oleh Ketua Yayasan, Ketua Komite, semua dewan guru dan karyawan, juga guru-guru Tahfidz dan Qiraati.

Sebelum acara dimulai, MI Al Fatah juga membagikan THR kepada seluruh guru dan karyawan “Walau tidak seberapa yang terpenting semoga besar manfaatnya,” ungkap Ulfah selaku panitia

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menyampaikan beberapa hal, antara lain motivasi untuk istiqomah dalam tadarus Al-Quran, serba-serbi kegiatan akademik madrasah, dan pesan kepada guru madrasah untuk bersemangat dalam meluluskan Qiraatinya.

Pesan khusus teruntuk guru tahfidz supaya ke depan ada kegiatan simaan Al-Quran mingguan. “Di samping menjaga hafalan dan memberikan teladan kepada peserta didik, juga mempertahankan identitas MI Al-Fatah sebagai madrasah yang berbasis Tahfidz Al-Qur’an,” ujarnya.

Acara inti yaitu tadarus dan simaan Al-Qur’an juz 10 oleh kepala madrasah sekaligus memperingati nuzulul Qur’an. Sie tadarus, Marba membagi halaman yang akan dibaca oleh masing-masing guru sehingga dalam 1 juz bisa khatam sesuai waktu yang telah ditentukan. Dilanjutkan dengan pembacaan tahlil qosor dan doa khotmil Qur’an, suasana menjadi bertambah khusyuk dan hening.

Doa-doa dipanjatkan tidak hanya untuk madrasah tetapi di dalamnya juga disertakan doa untuk Banjarnegara dan Indonesia. Berharap dengan ketulusan hati agar semua terhindar dari mara bahaya. Terlebih adanya pandemi semoga segera berakhir sehingga kegiatan akademik berjalan normal. Adzan maghrib menjadi penanda selesainya kegiatan.

Buka bersama dengan sajian menu sederhana tidak mengurangi nikmatnya kebersamaan. “Buka bersama sekaligus menjadi tanda bubarnya panitia pesantren nahariyah MI Al-Fatah 1442 H.
 ungkap Ketua panitia. (nasd/mnh)