Empat ASN Guru yang Diambil Sumpahnya, Menduduki Jabatan Fungsional Tertentu Guru Pertama

Banjarnegara – Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjarnegara, Karsono melantik dan mengambil sumpah 4 orang ASN guru  MTs N 1 Banjarnegara. ASN yang diambil sumpahnya, menduduki Jabatan Fungsional Tertentu Guru Pertama. Ke empat ASN Madtsansa tersebut adalah adalah Kasum, Arif Widayanto, Setyo Aji, serta Yuni Wardiati.

Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara pada Selasa, (15/8/23).

Saat ditemui di MTs N 1 Banjarnegara, Kasum serta Arif selaku ASN guru yang diambil sumpah dalam menduduki Jabatan Fungsional Tertentu Guru Pertama mengatakan bahwa setiap ASN harus terlebih dahulu dilantik dan diambil sumpahnya.

“Sesuai dengan amanah yakni Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 8 bahwa setiap ASN yang akan menduduki Jabatan Fungsional harus dilantik dan disumpah menurut Agama dan Kepercayaannya. Jadi ini adalah amanah daripada PP 11 itu sehingga Guru yang jumlahnya 2 orang adalah CPNS 2019,“ terang Kasum.

Dalam kesempatan itu, Eko Widodo selaku kepala MTs N 1 Banjarnegara  juga menitipkan pesan kepada Guru yang diambil sumpahnya bahwa tugas guru bukan hanya sekedar mengajar, akan tetapi juga mendidik serta mentransfer nilai- nilai kebaikan kepada anak didiknya.

“Guru itu bukan hanya untuk mengajar. Kalau hanya mengajar aplikasi lebih canggih sekarang. Aplikasi ruang guru luar biasa bisa memberikan pengetahuan kepada anak-anak. Kalau hanya sekedar mengajar, bapak ibu bisa digantikan oleh mesin, bisa digantikan oleh aplikasi. Tapi yang terpenting tugas bapak ibu itu mendidik, transfer of value, mentransfer nilai- nilai ini yang terpenting,“ harapnya.

Pasalnya, bertugas sebagai tenaga pendidik harus menjadi teladan bagi anak didik di lingkungan dan masyarakat. Selain itu dalam dunia pendidikan seorang guru juga dituntut untuk memiliki kompetensi pedagogik, antara lain memiliki kemampuan mengajar, memiliki teori motivasi, mengenal anak didik, mengenal lingkungan masyarakat, dll. Dimanapun seorang pendidik bertugas, ingatlah bahwa status PNS dapat diberhentikan, baik dengan hormat maupun tidak dengan hormat jika pendidik melanggar peraturan perundang-undangan yang telah ada. (ran)