Enam Siswa MAN 2 Banjarnegara Lolos Seleksi Tim Bola Voli Kabupaten

Banjarnegara – Tim Bola Voli MAN 2 Banjarnegara kembali membuktikan kualitasnya dalam berprestasi di level kabupaten. Hal itu dibuktikan dengan lolosnya 6 siswa terbaik yaitu 1 siswa putra dan 5 siswa putri dalam seleksi Tim Kabupaten Banjarnegara menghadapi even Dulongmas 2021 yang akan dihelat di bulan Agustus mendatang. Tahapan seleksi dimulai dari tingkat distrik atau kecamatan, kemudian dilanjutkan seleksi ditingkat kabupaten.

Ridlo Pramono selaku Kepala Madrasah menyatakan sangat gembira dengan pencapaian ini, “Kami selaku pihak madrasah sangat bangga dengan lolosnya 6 siswa terbaik kami yang kedepan memperkuat tim bola voli kabupaten Banjarnegara pada ajang Dulongmas 2021. Semoga mereka mampu memberikan kemampuan terbaiknya,” ungkapnya pada Jumat pagi ini, (11/6)

Dengan dukungan penuh dari madrasah, fasilitas yang komplit serta peran pelatih yang mumpuni, memang tidak mengherankan jika tim bola voli MAN 2 Banjarnegara  mampu berbicara banyak dalam berbagai kesempatan kejuaraan di lingkup Banjarnegara maupun diluar daerah.

Arif selaku pelatih tim bola voli MAN 2 Banjarnegara mengungkapkan tidak terlalu kaget dengan pencapaian ini, karena sejak awal dia yakin dengan kemampuan anak-anak didiknya. “Harusnya mereka bisa lebih banyak yang direkrut, tetapi ya beginilah yang dinamakan seleksi tim, siapa yang siap dan menampilkan kemampuan terbaiknya saat seleksi maka dialah yang akan terpilih,” imbuh pelatih senior yang kebetulan juga melatih tim Pra-PON (Pekan olahraga Nasional) Jawa Tengah ini.

M Faizal Firmansyah atau yang biasa disapa Itang selaku pembina ekstrakurikuler bola voli sangat gembira dengan capaian prestasi beberapa siswanya mewakili Banjarnegara, disela-sela memantau latihan rutin di indoor MAN 2 Banjarnegara dia mengungkapkan bahwa tahun ini mungkin baru 6 siswa yang lolos, tetapi semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi. “Tahun ini mungkin milik siswa putri, tapi saya yakin insyaallah tahun depan siswa putra bisa berbicara lebih banyak, karena saya lihat kemarin siswa yang ikut seleksi masuk madrasah lewat jalur prestasi non akademik memiliki postur tubuh yang sangat ideal dan kemampuan diatas rata-rata, mohon doanya,” pungkasnya. (wvz/ak)