Guru MTsC Badamita Jadikan Semangat Juang HOS Tjokroaminoto Sebagai Teladan

Banjarnegara – Septin Anjar Sari yang saat ini mengampu Guru Bidang Studi IPS memberikan kuliah singkat mengenai sejarah perjuangan HOS Tjokroaminoto. Seperti yang kita ketahuai MTsC Badamita merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada pada naungan Yayasan Pendidikan Islam Cokroaminoto pada Kementerian Agama Banjarnegara. Kuliah singkat ini bertujuan agar seluruh guru tidak hanya mengenang tetapi juga bisa meneladani dan mengamalkan warisan ilmu yang dimilki HOS Tjokroaminoto. Kamis (29/4).

Tjokroaminoto sudah membuktikan bahwa pengabdian tidak meminta seberapa banyak gaji imbalan, melainkan berkaitan dengan seberapa banyak tenaga, harta, pikiran, serta jiwa yang kita berikan demi keberkahan. Begitulah ia wahana berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Sehingga, akhirnya ia pun menjadi salah satu pahlawan nasional.(Wicaksono, 2020)

“Selama ini kita tidak hanya tahu bahwa H.O.S Tjokroaminoto adalah seorang pahlawan yang hebat. Namanya bahkan diabadikan sebagai nama jalan-jalan besar di Indonesia. Selain sebagai pahlawan, kita semua jarang tahu jika H.O.S Tjokroaminoto adalah guru dari para guru bangsa kenamaan Indonesia yang membangun negeri ini hingga bisa sangat maju seperti sekarang,” tutur Septin Anjar Sari guru IPS.

Septin memberikan motivasi kepada guru-guru untuk terus memiliki semangat juang mendidik anak bangsa. “Sebagai guru bangsa, Hadji Oemar Said Tjokroaminoto telah memberikan keteladanan yang baik, dalam belantika sejarah, beliau sebagai induk semangat para pejuang. Muridnya menjadi tokoh di negeri ini. Sebut saja Soekarno, Semaun, Kartosuwiryo dan masih banyak lagi. Jadi bukan tidak mungkin dengan segala kegigihan dan mentransfer ilmu yang kita miliki dengan penuh rasa tanggungjawab serta menekankan adab disetiap perilaku tidak mustahil suatu saat nanti salah satu dari murid kita menjadi seorang yang mengharumkan nama bangsa,”terangnya.  

Septin berharap dengan selalu mengingat perjuangan para pahlawan dan tidak melupakan jasa mereka, hal ini dapat dilakukan dengan cara selalu menceritakan kisah-kisah perjuangan sejarah kemerdekaan Indonesia pada setiap generasi barunya. Catatan sejarah, peristiwa penting, semangat perjuangan, harus selalu tersampaikan pada generasi muda karena pastinya didalam cerita tersebut terdapat makna-makna yang perlu ditanam dan dicontoh. “Hal ini tentunya menjadi salah satu pekerjaan yang wajib dilakukan oleh seorang guru, sekaligus menjadi sebuah motivasi berjuang bagi seorang guru,” tutupnya. (mda/ak)