Jadilah Calon Jemaah Haji yang Mandiri

Usai pelaksanaan manasik haji tingkat kabupaten, dilanjutkan dengan manasik haji tingkat kecamatan dan pelaksanaanya sebanyak 6 kali/hari. Untuk wilayah wanayasa dan sekitarnya dilaksanakan tanggal 26 Juni-1 Juli 2019 mengambil tempat RM Gunung Sari. Kegiatan diikuti 74 calon jemaah haji (calhaj) berasal dari kecamatan Wanayasa, Kalibening,  Pandanarum dan Karangkobar.

Kakankemenag yang mendapatkan pemaparan materi hari terakhir menyampaikan bahwa sebenarnya para calhaj sudah mendapatkan ilmu mansik,  proses ibadahnya,  tata urutan ibadah dan pernak-perniknya melalui bimbingan di KBIH yang diikuti, Oleh karena itu manasik haji yang diadakan sebegai penyempurna dan pelengkap informasi resmi dari pemerintah, ungkapnya.

Kecamatan wanayasa akan berada di kloter 73 yang rencana akan berangkat tanggal 27 juli 2019, pukul 09.00 WIB rencana diberangkat dari pendopo dan harus masuk ke asrama haji pukul 15.00 WIB, “Untuk itu diharapkan jemaah 1 jam sebelumnya sudah sampai di pendopo, dan berangkat dari tempat asal untuk bisa dikondisikan agar tidak terlambat,” terangnya.

Kebijakan biometrik diterapakn dalam rangka fast track proses perjalanan ibadah haji, dan dimaksudkan untuk mengurangi waktu sampai ke embarkasi dan bandar udara. Sistem zonasi sebagai aturan baru, menjadikan masing-masing embarkasi akan bisa berkumpul di satu tempat, Dan Alhamdulillah embarkasi Jateng-DIY SOC berada di sektor 11 dan mendapatkan hotel yang jarak tidak terlalu jauh dari masjidil Haram, ucapnya.

“Dalam penguatan manasik haji, Pemerintah mengeluarkan  bimbingan haji format audio visual. Beberapa perbaikan haji juga dilakukan dengan adanya fasilitas AC di Armudzna (Arofah-Musdzalifah-Mina). Pelaporan petugas juga meningkat dengan model digital”, jelas Kakankemenag.

Kondisi saat ibadah haji yang berbeda dengan tanah air, diharapkan para jamaah untuk bisa menjaga diri sendiri, mengatur istirahat agar tidak mudah sakit. Diharapkan juga calhaj untuk membentuk kemandirian dalam kegiatan dan prosesi ibadah, karena keterbatasan petugas dan kondisi yang berbeda dengan kampung halaman.

Dikarenakan manasik tingkat kecamatan akan berakhir, Masdiro mengucapkan selamat untuk melaksanakan ibadah haji, semoga bermanfaat pengetahuan yang didapat selama kegiatan manasik. Bangun kemandirian dalam pelaksanaannya, tidak harus di bimbing terus,  walaupun di arab Saudi juga petugas, pungkasnya. (Nangim)