Kaldah-MIN 4 Banjarnegara Jadi Tracer Alumni Baldik Semarang

Banjarnegara –Tracer Alumni Balai Diklat Keagamaan Semarang  adalah penulusuran jejak alumni mengenai implementasi pasca pelatihan, dan pemanfaatan pemerolehan kompetensi selama pelatihan.  Program ini dilaksanakan Balai Diklat Keagamaan (Baldik) Semarang Tahun Anggaran 2021 pada 16 Kankemenag Kabupaten/Kota di lingkungan Jawa Tengah dan DIY yang memiliki alumni berprestasi sesuai kriteria yang telah ditentukan oleh Baldik.

Adalah Kaldah, Guru MIN 4 Banjarnegara menjadi salah satu Tracer AlumniBaldik Semarang. Program Tracer Alumni awal tahun ini berupa kunjungan petugas Baldik, Qowi Handiko ke madrasah untuk melakukan wawancara dan evaluasi. Senin ini (15/3).

Syarat utama mengikuti Tracer Alumni Balai Diklat Keagamaan Semarang adalah pernah mengikuti Diklat yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan Semarang.

Terpilihnya menjadi peserta Tracer Alumni Balai Diklat Keagamaan Semarang tidak terlepas dari prestasi yang pernah diraih sampai tiga tahun terakhir. “Berbekal pengalaman selama 3 tahun terakhir, lolos mengikuti seleksi peserta Tracer Alumni Balai Diklat Keagamaan Semarang  dan mewakili  Kabupaten Banjarnegara,” ungkap Kaldah.

“Selama mengikuti Diklat banyak ilmu yang saya dapatkan untuk segera melakukan Rencana Tindak Lanjut, salah satunya membuat media pembelajaran menggunakan bahan limbah kayu, membuat RPP Darurat Covid 19, dan mengikuti Lomba PTK Baldik 2021, yang saat ini sudah dinyatakan lolos dari seleksi Administrasi dan Plagiasi,” ucapnya saat wawancara.

Kasno selaku kepala menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap semua Program Baldik Semarang yang selalu berinovasi dan telah memberikan pelayanan yang cukup memuaskan. “Semoga BDK semarang lebih maju dan bermanfaat,” ucapnya.

Sedangkan Qowi Handiko berharap alumni Baldik harus mempunyai kompetensi untuk tindak lanjut hasil pelatihan dari Baldik Semarang. (Kd/Mnh)