Keluarga Besar KUA Madukara Terima Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Banjarnegara – Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF ) bersama keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Madukara sejumlah 14 orang yang terdiri dari Paif, Staff KUA, dan Penyuluh Agama Islam Non PNS menerima suntik vaksin Covid-19 tahap yang kedua. Kegiatan  vaksinasi Covid-19 ini dilakukan di Puskesmas Madukara 1. (15/3/21)

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Puskesmas Madukara 1. Amir Kepala Puskesmas Madukara 1 menyatakan bahwa kegiatan vaksinasi Covid-19 saai ini adalah vaksinasi tahap ke dua setelah kegiatan tahap awal pada tanggal 24 Februari 2021. Lebih lanjut Amir menegaskan bahwa  Pemerintah sangat mendorong vaksinasi Covid-19 ini guna mencegah penyebaran Covid-19 yang telah terjadi hampir setahun ini.

“Hari ini adalah penyuntikan tahap kedua vaksin Covid-19 untuk seluruh ASN (KUA, Kecamatan) yang bertugas di Kecamatan Madukara, Polsek Madukara, Perangkat Desa Madukara dan Penawangan serta Jejaring Puskesmas Madukara 1, dimana vaksinasi tahap pertama telah dilakukan pada tanggal 24 Februari kemarin. Memang vaksinasi tahap kedua harus dilakukan minimal setalah 14 hari sejak penyuntikan yang pertama. Untuk jenis dan dosis vaksin masih sama dengan tahap pertama yaitu menggunakan Vaksin Sinovak 0,5 ml,” terangnya.

Amir berharap semoga dengan vaksinasi ini, pandemi ini cepat selesai, beliau juga menginformasikan kepada seluruh peserta vaksinasi, agar tidak panik apabila ada gejala seperti pusing dan ngantuk berat, hal tersebut merupakan efek biasa dan cukup dibawa istrahat dan apabila ada gejala yang berlebih akan dirujuk kei Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Banjarnegara.

Sementara itu kepala KUA Madukara, Moh. Saofurohman menyatakan rasa terima kasih kepada Pemerintah melaui Puskesmas Madukara 1 yang telah mengusahakan vaksinasi untuk masyarakat, terutama tenaga / petugas kesehatan dan petugas pelayan publik seperti ASN di Kemenag.

“Petugas pelayan umum sangat sering dan dipastikan berinteraksi dengan masyarakat, oleh karenanya vaksinasi Covid-19 memang harus didahulukan, semoga dengan vaksinasi ini, seluruh ASN yang bertugas melayani publik baik di KUA atau di instansi lain di Kecamatan Madukara tidak ada yang terpapar virus Covid-19 ini. Harapan kami setelah vaksinasi ini kasus positif Covid-19 terus menurun dan pandemi  segera berakhir,” jelasnya.

Moh. Saofurohman juga mengajak kepada seluruh ASN di Kecamatan Madukara untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pada setiap melakukan aktifitas pelayanan walaupun  telah mendapatkan vaksinasi, karena meskipun telah mendapatkan vaksinasi masih  ada kemungkin untuk terpapar virus Covid-19, oleh karenanya sebagai wujud usaha lebih  lanjut setalah vaksinasi adalah dengan tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan sampai pandemi ini benar-benar dinyatakan selesai oleh yang berwenang. (akho/ak)