Kemenag Banjarnegara Peduli Bencana Tanah Lonsor Desa Glempang

Banjarnegara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara melalui Unit pengumpul Zakat (UPZ) memberikan bantuan kepada korban bencana tanah longsor di Desa Glempang, Kecamatan Mandiraja berupa 50 sak semen. (2/2)

Dalam kegiatan peduli tanah longsor di Desa Glempang ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegra, Agus Suryo Suripto didampingi kasi Bimas, Ali Mustofa, kasi Pais, Muh Suhan mengunjungi langsung lokasi kejadian tanah longsor di Desa Glempang dan di terima oleh Pemerintah Desa Glempang.

Kepala Desa Glempang, Sugiono ketika menyambut kedatangan rombongan dari Kemenag Banjarnegara memberikan informasi bahwasannya longsor di Desa Glempang terjadi di RT 02, RW 05 pada hari Rabu, 13 Januari 2021 pada pukul 08.00.

“Perlu kami sampaikan bahwa penyebab tanah longor adalah adanya intensitas hujan yang sangat lebat dan adanya aliran air bawah tanah, kemudian longor ini berbentuk seperti tapal kuda dengan luas sekitar ”, jelasnya

Beliau juga menyampaikan dampak tanah longsor ini menyebabkan rusaknya rumah warga dan sebanyak 8 Kepala Keluarga harus diungsikan. Ada satu rumah yang mengalami rusak sedang, 3 rumah mengalami rusak berat dan 4 rumah teramcam terkena longsor.

Saat memberikan bantuan 50 sak semen kepada korban tanah longsor ini, Kepala Kemenag kabupaten Banjarnegara menyampaikan turut berduka dan prihatin atas kejadi bencana tanah longsor ini, bagi keluarga yang mendapat musibah bisa bersabar, karena dibalik musibah pasti ada hikmahnya. “Semoga bantuan 50 sak semen ini, walupun jumlahnya tidak seberapa semoga bisa membantu untuk merelokasi dan perbaikan rumah penduduk yang terkena dampak bencana tanah longsor”, katanya. (ak)