Kepala MTsN 3 Banjarnegara, Tuntut Ilmu Ke Jenjang Lebih Tinggi, Agar Capai Hidup Bahagia

Banjarnegara – Kegiatan belajar-mengajar kelas IX Madrasah Tsanawiyah 3 Banjarnegara telah berakhir ditandai dengan acara pelepasan 182 peserta didik selama tiga hari di mulai pada hari Rabu-Jumat (09-11/06) dengan ketetapan setiap harinya di hadiri 2 kelas dengan tujuan menghindari kerumunan nantinya mengambil tempat Aula Madrasah.

Acara pelepasan dilaksanakan secara sederhana tapi terkesan mewah dihadiri oleh seluruh peserta didik dan walinya, guru pegawai MTs Negeri 3 Banjarnegara, dan Komite Madrasah sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan oleh madrasah.

Pada acara tersebut Kepala MTs Negeri 3 Banjarnegara, H. Muh. Sidiq menyerahkan kembali peserta didik kepada orang tua dan diterima oleh komite sebagai perwakilan dari orang tua peserta didik. “Selamat kepada seluruh peserta didik yang sudah menyelesaikan pendidikan di jenjang MTs serta berharap untuk kesuksesan untuk masa depan mereka,” ucapnya.

Kepala Madrasah berharap semoga ilmu yang didapat di MTsN 3 Banjarnegara bermanfaat dan barokah serta dapat menjunjung tinggi almamater MTs Negeri 3 Banjarnegara. Tuntutlah ilmu ke jenjang selanjutnya, yang lebih tinggi. Agar mencapai hidup yang bahagia baik di dunia dan di akhirat.

“Saya doakan semoga kalian semua menjadi yang anak soleh dan solehah serta dapat juga mengamalkan ilmu saat berada di lingkungan masyarakat,” tutupnya.

Kyai Nur Khalim selaku komite MTs Negeri 3 Banjarnegara mewakili orang tua siswa menerima kembali peserta didik.

“Siswa-siswi  yang sekarang telah selesai belajar di MTs Negeri 3 Banjarnegara dan di nyatakan lulus 100%, semoga dalam kalian menuntut ilmu jangan berhenti di sini saja lanjutkanlah sekolah ke jenjang yang lebih tinggi guna masa depan kalian nanti dan orang tua siswa,” ucapnya.

Terus beri semangat anak-anak kalian apalagi di masa pandemi saat ini terkadang anak sudah malas untuk belajar dan meneruskan ke jenjang yg lebih tinggi dan di sini perlu peran besar orang tua dari memberi  semangat anak untuk melanjutkan dan juga sebagai  teman diskusi dalam menentukan sekolah yang di pilih untuk melanjutkan, imbuhnya.

“Jangan karena orang tua hanya lulusan SD atau MI, terus menganggap anaknya sudah lulus dari MTs cukup tidak seperti itu, harusnya malah sebagai motivasi bapak ibu yang hanya lulusan MI atau MTs  anak saya harus minimal lulusan MA atau Sarjana. Maka dari itu orang tua harus tetap damping dan beri semangat anak kalian dalam proses belajar,” pungkasnya. (ar/mnh)