KIR MTs Maarif Mandiraja Olah Daun Albasia Dan Sekam Padi Jadi Pupuk Cair Alami

Banjarnegara – MTs Maarif Mandiraja Kabupaten Banjarnegara mengadakan penelitian Karya Ilmiah Remaja (KIR) dengan bahan Daun Albasia dan Sekam Padi sebagai media pupuk cair alami. Bertempat di ruang Laboratorium IPA, penelitian ini diikuti 10 peserta didik bersama 2 guru pendamping, Farid Alfarisi dan Cahyono Kurniawan selaku guru mata pelajaran IPA. (31/10).

Pupuk organik kini menjadi salah satu pupuk favorit yang tidak hanya dipilih oleh para petani, namun oleh siapa saja yang menginginkan tanamannya tumbuh subur. Pupuk organik itu sendiri terdiri dari dua macam, yakni organik padat dan organik cair. Keduanya banyak dijual di kios-kios pertanian terdekat, bahkan juga bisa dibuat dengan cara yang mudah tanpa harus membelinya dari kios pertanian.

Ketua kelompok KIR MTs Ma’arif Mandiraja, Rizki Alfarizi dalam penelitian ini menyampaikan, bermula dari banyaknya kalangan yang masih bingung tentang bagaimana cara membuat pupuk organik cair yang baik dan benar kelompok KIR MTs Ma’arif Mandiraja Kabupaten Banjarnegara melakukan penelitian ini dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah didapatkan dari lingkungan sekitar,

“Daun Albasia dan Sekam Padi yang pada saat tertentu hanya sebagai sampah atau limbah yang jumlahnya sangat melimpah. Oleh karena itu, kami mencoba memanfaatkan bahan-bahan tersebut supaya lebih bermanfaat dan berdaya guna bagi masyarakat umum, bahkan bisa menjadi nilai ekonomis,” terangnya.

Sementara itu, Farid Alfarisi selaku guru pendamping mengatakan rasa bangganya atas kreatifitas siswa MTs Ma’arif Mandiraja. “Alhamdulillah peserta didik yang tergabung dalam kelompok KIR mempunyai daya kreativitas dan inovasi untuk senantiasa berpikir kritis memulai dan menemukan karya-karya ilmiah baru yang berdaya guna dan bermanfaat untuk diri sendiri dan masyarakat umum,” terangnya.

Semoga penelitian ini bisa bermanfaat untuk sesama dan warga sekitar bisa mulai produktif menggunakan pupuk cair alami ini. (ak)