Banjarnegara – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) yang akan berlangsung pada 11 hingga 21 Mei mendatang, MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) melaksanakan kegiatan simulasi Ujian Madrasah berbasis E-Learning. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik dengan penuh semangat dan antusias sebagai bentuk latihan awal sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya.(9/5)
Simulasi dilaksanakan menggunakan sistem E-Learning madrasah guna membiasakan siswa dalam mengoperasikan perangkat ujian berbasis digital. Para peserta tampak serius mengikuti setiap tahapan simulasi, mulai dari login akun, memahami tata cara pengerjaan soal, hingga proses pengumpulan jawaban secara online.
Guru dan panitia ujian turut mendampingi jalannya simulasi untuk memastikan seluruh sistem berjalan lancar. Selain melatih kesiapan peserta didik, simulasi ini juga menjadi sarana pengecekan jaringan, perangkat komputer, serta kesiapan teknis lainnya agar pelaksanaan UM nantinya dapat berjalan tertib dan minim kendala.
Kepala madrasah, Durotun Nafisah menyampaikan bahwa simulasi sangat penting dilakukan agar siswa lebih siap secara mental maupun teknis.
“Melalui simulasi ini, anak-anak belajar mengenal sistem ujian berbasis E-Learning sehingga saat ujian berlangsung mereka tidak merasa bingung atau gugup. Simulasi juga membantu madrasah memastikan semua perangkat dan sistem berjalan dengan baik,” jelas beliau.
Selain itu, simulasi Ujian Madrasah berbasis digital menjadi bagian dari upaya madrasah mengikuti perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Peserta didik tidak hanya dilatih kemampuan akademiknya, tetapi juga dibiasakan untuk lebih adaptif terhadap penggunaan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.
Filosofi dari simulasi ini adalah bahwa keberhasilan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan melalui proses latihan dan persiapan yang matang. Seperti seorang pelari yang terus berlatih sebelum perlombaan, siswa pun perlu membiasakan diri menghadapi situasi ujian agar lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan.
Seorang guru pembimbing juga memberikan motivasi kepada peserta didik agar terus menjaga semangat belajar menjelang pelaksanaan UM.
“Jangan takut menghadapi ujian, karena ujian adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil dari perjuangan belajar selama ini. Tetap semangat, disiplin, dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” ungkapnya penuh motivasi.
Dengan adanya simulasi UM berbasis E-Learning ini, diharapkan seluruh peserta didik MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) semakin siap menghadapi ujian dengan tenang, percaya diri, dan memperoleh hasil terbaik.(nas)
