Banjarnegara (Humas) — Menjelang penghujung Ramadan, jamaah Majelis Taklim Al Hikmah Dukuh Linggamerta, Desa Linggasari, mengikuti pengajian penuh motivasi di Masjid An Nur pada Senin (16/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Wanadadi, Arif Kholdun, yang menyampaikan tausiyah bertema “Menjadi Pemain Utama di Akhir Ramadan: Strategi Istiqamah dan Meraih Kemenangan di Garis Finis.”
Dalam suasana khidmat, Arif Kholdun mengajak para jamaah untuk memaksimalkan sisa waktu Ramadan dengan semangat istiqamah. Menurutnya, akhir Ramadan adalah momen krusial yang menentukan kualitas ibadah seorang muslim.
Ia menjelaskan bahwa untuk menjadi “pemain utama” di penghujung Ramadan, terdapat beberapa strategi yang dapat dilakukan. Pertama adalah review niat, yaitu senantiasa memperbarui dan meluruskan niat dalam setiap ibadah agar tetap ikhlas dan fokus mencari ridha Allah.
“Sering kali di tengah perjalanan ibadah kita mengalami penurunan semangat. Oleh karena itu, meninjau kembali niat menjadi langkah penting agar kita tetap berada di jalur yang benar,” jelasnya.
Strategi kedua adalah manajemen energi, yakni mengatur waktu, tenaga, dan aktivitas agar ibadah tetap optimal hingga akhir Ramadan. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas duniawi dan spiritual.
Selanjutnya, Arif Kholdun menyoroti pentingnya lingkungan positif. Ia mengingatkan bahwa berada di tengah lingkungan yang baik akan membantu menjaga konsistensi dalam beribadah dan memperkuat semangat kebersamaan dalam kebaikan.
Strategi terakhir yang disampaikan adalah digital detoks, yaitu membatasi penggunaan gawai dan media sosial agar tidak menghabiskan waktu bermain gadget yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an.
Dalam tausiyahnya, ia juga mengajak jamaah untuk memandang setiap Ramadan sebagai kesempatan terakhir dalam hidup sehingga memunculkan kesungguhan dalam beribadah.
“Semoga kita termasuk ke dalam golongan pemain utama yang akan senantiasa istiqamah untuk menjadi pemenang yang menganggap Ramadan yang dilaluinya adalah Ramadan terakhirnya,” ungkapnya.
Pengajian ini disambut antusias oleh para jamaah Majelis Taklim Al Hikmah yang memadati Masjid An Nur. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menambah semangat spiritual jamaah dalam memaksimalkan ibadah di penghujung Ramadan.
Melalui kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat peran majelis taklim sebagai ruang pembelajaran dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
(NN/azd)
