MTs N 1 Banjarnegara Gelar Worksop KTI Untuk Kelas Riset

Banjarnegara— MTs N 1 Banjarnegara mengadakan Workshop Pengenalan Penelitian Penerbitan dan Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang diselenggarakan 2 hari (1-2/3), mengambil tempat Aula MTsN 1 Banjarnegara.

Kegiatan menghadirkan 2 pembicara; dosen UNNES Pendidikan Bahasa dan Sastra – Asep Purwo Yudi Utomo, S.Pd, M.Pd dan Diyamon Prasandha, S.Pd, M.Pd. Workshop ini dihadiri 25 siswa siswi MTs N 1 Banjarnegara khususnya kelas 7-8. Kegiatan dikemas juga dalam Webbinar, pemateri menyampaikan secara daring/ Zoom Meeting.

H. Moh. Zaenal selaku kepala madrasah menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan kelas menulis karya ilmiah diharapkan bahwa siswa sisiwi termotivasi serta mampu mengimplementasikan kelas menulis.

“Mudah-mudahan, dengan adanya kelas menulis ini, saya berharap kalian dapat meningkatkan peran siswa kelas riset kepenulisan karya ilmiah. Selain itu, dengan adanya pelatihan karya tulis ilmiah ini, semoga manjadi sebuah pengalaman dan motivasi untuk terus berkarya” ungkapnya.

Kasi Penmad Kemenag Kab. Banjarnegara  yang hadir menyampaikan pesan untuk siswa siswi kelas Kepenulisan Karya Tulis Ilmiah untuk terus optimis serta gemar membaca. “Kalian harus optimis, gemar membaca dan menulis. Sebab dengan hal itu akan berdampak luar biasa di masa depan,” katanya.

Semoga dengan kegiatan ini, kalian bisa membawa nama baik MTs N 1 Banjarnegara ke kancah Internasional. Kalau saya bisa, kalian pasti bisa, lanjutnya.

Rangkaian Workshop

Pada materi pertama, Asep Pyu, sering disapa menyampaikan materi pengenalan Riset dan Penelitian. Hal-hal yang perlu dipelajari dalam membuat sebuah riset atau penelitian, yakni mengenal dengan istilah, Lima+2=1 (What, Why, How, When, Resouce). Dalam sebuah karya tulis setidaknya juga harus disertakan anlisis, sebagai dipertanggungjawabkan keorisinalitas sebuah karya.

Antusiasme siswa sangat terlihat, terlihat  saat banyak sekali siswa siswi yang menggunakan kesempatan untuk bertanya saat sesi ‘tanya jawab’.

“Diharapkan siswa-siswi MTs N 1 Banjarnegara harus unggul, berkarakter, serta dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Usai materi dengan didengarkankan, selanjutnya harus di praktikan,” pesannya.

Materi ke dua yang disampaikan oleh Diyamon Prasandha menyampaikan terkait materi karya tulis ilmiah. Dimana hakikat karya ilmiah yang meliputi isi, bahasa, serta format dalam pembuatan karya ilmiah itu sendiri.

Diyamon berpesan kepada siswa siswi MTs N 1 Banjarnegara bahwa untuk tetap selalu berkarya serta membawa nama baik Madrasah serta Indonesia.

“Menulis adalah sebuah proses, jadi jangan jadikan ketidaktahuan sebagai halangan. Sebab, memulai adalah sebuah awal. Selalu semangat untuk siswa-siswi MTs N 1 Banjarnegara calon generasi emas Indonesia” pungkasnya (Risky.Mnh)