MTs N 2 Banjarnegara Pelopor Program Unggulan Kelas Tahfidz

Banjarnegara- Kelas tahfidz meski sudah berjalan beberapa tahun, namun baru kali ini secara resmi Kan Kementerian Agama Banjarnegara menunjuk MTs Negeri 2 Banjarnegara untuk menjadi Pelopor Program Unggulan Kelas Tahfidz. Hal ini disampaikan pada acara Rapat Koordinasi Persiapan Launching Sahabat madrasah yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama. (22/2).

Kepala Kantor kemenag Banjarnegara, Agus Suryo Suripto dalam acara tersebut sangat mengapresisasi program kelas tahfidz yang telah dilakukan di MTs N 2 Banjarnegara selama ini.

“Ada manfaat besar dari program tahfidz yang merupakan inovasi dari MTSN 2 Banjarnegara terutama bagi anak yang tidak punya kesempatan belajar di madrasah yang diasramakan atau boarding school ataupun di Pondok Pesantren. Kemenag Kabupaten Banjarnegara saat ini memberikan keleluasaan kepada semua madrasah agar bisa mengembangkan madrasah mereka masing-masing. Madrasah punya program pengembangan madrasah, salah satunya dengan cara inovasi tiada henti” pungkasnya.

Kasi Pendidikan madrasah, Slamet Wahyudi dalam arahannya, walaupun MTs Negeri 2 Banjarnegara sudah membuka program kelas tahfidz tapi perlu ditingkatkan pengelolannya, baik itu sistem, metode dan evaluasinya.

“Kami berharap agar MTs 2 Banjarnegara mencari informasi dan mempresentasikan profile madrasah yang membuka program tahfidz yang sudah terbukti kualitasya, yang tidak diasramakan, atau boarding school dan tidak pula menyatu dengan Pondok Pesantren untuk mencari formula terbaik sebagai acuan studi banding,” terangnya.

Sementera itu, Kepala MTs 2 Banjarnegara, Ratna Ayu Kartika Wulan menerangkan bahwa program tahfidz yang sudah laksanakan MTSN 2 Banjarnegara selama ini menggunakan metode yang dinilai efektif, efisien.

“Dalam sehari di luar masa pandemi, siswa bisa menghafal 1/5 halaman dan pada hari kedua 2/5 halaman. Sehingga dalam waktu kurang lebih 5 hari sudah hapal satu halaman. Program kelas tahfidz menjadi program unggulan di madrasah ini. Bahkan menjadi program satu-satunya di Banjarnegara dengan target satu semester satu juz dan saat siswa lulus bisa hapal minimal 6 juz,” kata Ratna.

Beliau juga  menyampaikan bahwa dengan program tahfidz ini, selain mengajak siswa mendalami agama juga bisa berdampak pada kegiatan akademis lainnya. Kelas tahfidz ini sudah dilaksanakan dengan tiap hari menghapal, otomatis konsentrasi anak menjadi sebuah karakter dan kebiasaan. “Jika sudah terbiasa serius menghadapi sesuatu, juga berdampak pada kegiatan lain termasuk saat belajar. Siswa bisa lebih konsentrasi dan berprestasi dalam bidang akademik dan non akademik lainnya,” terangnya. (Ref/Nafis)