MTs N 2 Banjarnegara Siap Laksanakan KBM Di Fase New Normal

Banjarnegara – Meskipun baru wacana, MTs N 2 Banjarnegara sudah mulai mempersiapkan teknis kegiatan belajar-mengajar (KBM) di fase new normal. Salah satu hal yang ditekankan adalah memperbanyak koordinasi dengan stake holder madrasah.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Banjarnegara 2, H Ridlo Pramono  mengatakan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan guru, karyawan, komite Madrasah dan  orang tua siswa. Ia mengaku, MTs N2 Banjarnegara telah siap jika siswa harus masuk madrasah kembali seperti biasa.

“Kami siap sambil terus berkomunikasi dengan orang tua siswa. Hal-hal teknis sudah kami bicarakan. Jadi sewaktu-waktu jika new normal berlaku, kami tidak gagap,” ucapnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah memasang tempat cuci tangan, mengusahakan termo gun di madrasah, dan mengedukasi siswa. “Tempat duduk dan meja siswa akan diatur satu meja satu siswa. Sesuai protokoler kesehatan agar selalu jaga jarak dan memakai masker Jadi, tinggal pematangan teknis lainnya,” tambahnya.

Kesiapan serupa juga disampaikan oleh  Waka Humas H. Nafis Atoillah. Meski Kementerian Agama belum menetapkan secara resmi kapan berlakunya new normal, pihaknya terus melakukan persiapan sejak wacana tersebut muncul. Ia mengaku, terus mengoordinasikan persiapan itu dengan semua fihak terkait.

“Sebab bagi kami keamanan dan kesehatan siswa juga bergantung pada perhatian madrasah pada siswa-siswinya masing-masing,” katanya

Wangid Sunandar selaku Waka Kurikulum menambahkan, bahwa secara prinsip MTs N2 Banjarnegara siap menghadapi new normal. Jika memang new normal berlaku dan siswa harus masuk madrasah kembali. Ada dua alternatif teknis KBM yang sedang dikaji pihak Madrasah.

Dua alternatif tersebut pertama KBM model “shift tatap muka”, yakni kegiatan belajar mengajar dibuat beberapa shift dalam tiap hari. Kedua, semua siswa masuk tatap muka sebagian dan yang lain model daring. “Sejauh ini dari dua alternatif itu yang menurut kami paling ideal dengan kondisi saat ini adalah alternatif pertama. Selanjutnya akan kami kaji terus,” ungkapnya.

Selain itu, pihak Madrasah juga sedang mempersiapkan selebaran berisi protokol tetap (protap) KBM. Selebaran itu akan dibagikan ke tiap siswa dan orang tua siswa dan juga akan di tempel baner di sudut strategis di Madrasah  sebagai bentuk tanggungjawab Madrasah terhadap siswa.

Harapan ke depan jika “New normal” diberlakukan, MTs N2 Banjarnegara sudah siap melaksanakan dan semua warga madarasah bisa melaksanakn KBM sesuai Protokoler kesehatan. Sehingga bapak ibu guru, karyawan dan siswa selalu dalam keadaan sehat dan orang tua tidak merasa khawatir akan kondisi kesehatan putera-puterinya. (NafisA/Mnh)