Banjarnegara (Humas) – Suasana syahdu bulan suci Ramadan kian terasa kental di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja. Pada hari ini, Aula KUA Mandiraja menjadi saksi bisu momen spiritual yang menyentuh hati, yakni prosesi ikrar masuk Islam seorang warga Desa Somawangi bernama Nisem, (19/2/2026).
Prosesi pensyahadatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Mandiraja, H. Musobihin, dan disaksikan oleh dua orang saksi resmi serta perwakilan keluarga dengan penerapan protokol administrasi yang lengkap.
Nisem menyatakan bahwa keputusannya memeluk agama Islam didasari oleh hidayah dan niat tulus dari dalam hati tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Momentum bulan Ramadan dipilihnya sebagai waktu yang paling berkah untuk memulai lembaran baru sebagai seorang Muslimah.
Dalam arahannya sebelum menuntun ikrar, H. Musobihin menyampaikan ucapan selamat datang kepada Nisem ke dalam keluarga besar Islam. Beliau menekankan bahwa menjadi seorang Muslim adalah sebuah proses belajar yang berkelanjutan.
“Bulan Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan keberkahan. Hari ini, Saudari Nisem telah resmi menjadi bagian dari umat Islam. Kami berharap kemantapan hati ini dijaga dengan terus belajar, terutama mengenai tata cara ibadah wajib,” ujar H. Musobihin.
Acara inti berlangsung dengan penuh khidmat. Nisem dengan perlahan namun tegas mengikuti tuntunan kalimat Syahadat yang diucapkan oleh Kepala KUA.
Kepala KUA Mandiraja menginstruksikan kepada Penyuluh Agama Islam fungsional wilayah Desa Somawangi untuk memberikan pendampingan intensif kepada Nisem. Pendampingan ini mencakup bimbingan dasar syariat, tata cara salat, hingga belajar membaca Al-Qur’an (Iqra).
“KUA tidak hanya melayani secara administratif, tetapi juga berkewajiban membina mental dan spiritual mualaf agar mereka tidak merasa sendirian dalam menjalani proses transisi ini,” pungkas H. Musobihin.
