Penyuluh Agama Harus Berkontribusi Besar Terhadap NKRI

Banjarnegara – Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kecamatan Mandiraja mengadakan pertemuan rutin pada hari Jumat, (9/4) di KUA Kecamatan setempat.  Peserta pertemuan Kepala KUA, Penyuluh Agama Fungsional dan delapan penyuluh Non PNS.

Penyuluh Agama Fungsional, Yani Itsnawati mengatakan bahwa FKPAI merupakan wadah organisasi para Penyuluh Agama Islam dalam rangka menjalin komunikasi dan sinergitas yang baik antar penyuluh serta penyuluh dengan Kementerian Agama.

“Komunikasi ini tentunya akan berdampak pada peningkatan mutu dan kualitas kinerja para penyuluh sesuai dengan tupoksinya di masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu Yani juga menyampaikan hasil pembinaan dari Kasi Pengembangan Penyuluh Agama Ditjen Bimas Islam Kantor Kementerian Pusat pada tanggal 16 Maret 2021 di KUA Kecamatan Banjarnegara  salah satunya adalah bahwa  penyuluh agama harus berkontribusi terhadap negara, maka penyuluh mendukung dan mensukseskan apa yang menjadi program negara.

Yani menambahkan bahwa di masa pandemi ini penyuluh harus selalu mematuhi protocol kesehatan dalam menjalankan tugasnya serta mensukseskan program pemerintah vaksinanasi.

“Seorang penyuluh jangan sampai menolak vaksin apalagi menyampaikan informasi-informasi hoaks tentang vaksin yang belum tentu benar, seorang penyuluh harus menyaring dulu setiap mendapatkan informasi atau bertanya kepada yang lebih kompeten tentang informasi tersebut,” jelasnya

Kepala KUA Mandiraja, Zayin Bunani meminta kepada para penyuluh agama Islam untuk senatiasa meningkatkan kemampuan dan kompetensinya. “Penyuluh agama adalah seorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran, maka benar apa yang disampaikan oleh Penyuluh Fungsional bahwa Penyuluh harus mensukseskan program-program pemerintah,” pungkasnya. (yn/ak)