Penyuluh Agama Islam KUA, Kec. Susukan Lakukan Pemasangan Pamflet Adaptasi Kebiasan Baru Di Rumah Ibadah Guna Mencegah Penyerbaran Covid-19

Banjarnegara, Delapan orang Penyuluh Non PNS dan seorang Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Susukan, Kab. Banjarnegara melaksanakan kegiatan sosialisasi “New Normal” dan edukasi kepada masyarakat guna pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memasang pamflet pada rumah ibadah di wilayah kerja KUA kecamatan Susukan yang berjumlah 15 desa. Dan acara ini dimulai tanggal 13-15 Januari 2020.

Adapun pamflet yang akan dipasang di rumah ibadah ini berasal dari Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kab. Banjarnegara yang didistribusikan ke KUA kecamatan Susukan.

Kepala KUA Kec. Susukan, Afif Sarianto menyampaikan dengan adanya kegiatan pemasangan pamflet adaptasi kebiasaan baru di tempat ibadah ini, semoga bisa mengedukasi pengurus rumah ibadah untuk tidak bosan-bosan menyampaikan kepada para jamaah untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan agar aman dari penularan Virus Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan sebagai hasil dari koordinasi antara Penyuluh Agama Islam, KUA Kec. Susukan dan FKUB Kab. Banjarnegara. Dan perlu diketahui bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar kita agar terhindar dari penularan Covid-19”, terangnya.

Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kec. Susukan, Yusuf Andi Yulianto sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini. Menurutnya dengan kegiatan pemasangan pamflet dan sosialisai ini sangat diperlukan guna meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kec. Susukan yang dimana banyak masyarakat yang mulai abai dalam menjaga protokol kesehatan..

Kegiatan pemasangan pamflet dan sosialisasi adaptasi kebiasaan baru ini disambut dengan antusias oleh para pengurus rumah ibadah. Wasisto salah satu pengurus rumah ibadah sangat berterima kasih kepada penyuluh agama Islam kecamatan Susukan.

Beliau mengatakan semoga dengan pemasangan pamflet dan sosialisasi adaptasi kebiasan baru ini bisa menjadi pengingat para jamaah pengguna rumah ibadah untuk tetap senantiasa mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan ibadah. Tentunya dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berjabat tangan dan berkerumun saat ibadah. (AK)