Banjarnegara (Humas) – Turno selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum, kembali melaksanakan tugas pembinaan keagamaan melalui kegiatan penyuluhan di Majelis Taklim Darul Ulum Dusun Penanggungan Desa Pasegeran. Kegiatan yang berlangsung di masjid setempat ini dimulai pada pukul 15.30 WIB dan diikuti oleh 21 anggota majelis taklim dengan suasana khidmat. (24/1/2026)
Dalam penyuluhan tersebut, Turno menyampaikan materi mengenai Rukun Shalat yang merupakan bagian paling mendasar dalam ibadah shalat. Ia menjelaskan satu per satu rukun shalat secara runtut, mulai dari niat hingga salam, disertai penjelasan hikmah dan kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam praktik shalat sehari-hari.
Menurut Turno, pemahaman yang benar tentang rukun shalat sangat penting karena menjadi penentu sah atau tidaknya shalat seseorang. Ia menegaskan bahwa memperbaiki kualitas shalat merupakan langkah awal dalam memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak.
“Jika shalatnya baik, insyaallah ibadah yang lain juga akan ikut baik. Maka rukun shalat ini perlu terus diingat dan dipraktikkan dengan benar,” ungkapnya.
Penyampaian materi dilakukan dengan metode dialog interaktif sehingga jamaah tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif berdiskusi. Beberapa anggota majelis taklim memanfaatkan sesi tanya jawab untuk mengklarifikasi praktik shalat yang selama ini masih diragukan, seperti ketentuan niat, tuma’ninah, dan bacaan shalat.
Salah satu anggota Majelis Taklim Darul Ulum, Misni, mengaku sangat terbantu dengan adanya penyuluhan tersebut. Ia menyampaikan bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan jamaah.
“Saya merasa penyuluhan ini sangat bermanfaat. Ternyata masih ada hal-hal kecil dalam shalat yang selama ini kurang saya perhatikan. Penjelasan Pak Turno membuat kami lebih paham dan lebih yakin dalam melaksanakan shalat,” tutur Misni.
Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari program pembinaan rutin Penyuluh Agama Islam Pandanarum dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat desa. Melalui kegiatan majelis taklim, penyuluh berharap nilai-nilai ibadah dapat terus tertanam dan diamalkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan ini, Majelis Taklim Darul Ulum diharapkan semakin berperan sebagai wadah pembelajaran keagamaan yang aktif dan berkelanjutan, serta mampu menjadi pusat penguatan ibadah dan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Desa Pasegeran.
(ev/azd)
