Penyuluh Islam Dan Penyuluh KB Kecamatan Madukara Sinergikan Program Kerja

Banjarnegara – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Madukara bersama Penyuluh Kelurga Berencana (KB) kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara melakukan koordinasi dalam rangka mensinergikan program kerja dalam melaksanakan Tusinya di tengah-tengah Masyarakat. Adapun koordinasi ini dipimpin Suryo Nirmolo, Kordinator Penyuluh KB dan bertempat di KUA Kecamatan Madukara. Selasa (23/02/21).

Kordinasi ini dihadiri 8 orang penyuluh agama Islam Non PNS, Penyuluh Fungsional, Penyuluh KB Kecamatan Madukara serta Kepala KUA Kecamatan Madukara.

Kordinator Penyuluh KB Kecamatan Madukara, Suryo Nirmolo dalam sambutan sekaligus perkenalan sebagai kordinator baru, mengajak kerjasama dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat. “Kami penyuluh KB kecamatan Madukara yang baru mengharap peningkatan kerjasama nyata antara Penyuluh KB dengan PAIF Kecamatan Madukara dalam memberikan dakwah dan penyuluhan kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Madukara, H. Akhmad Khozin Amanulloh menyampaikan ucapan terimakasih atas keberlangsungan sinergi antara PAIF dan Penyuluh KB Kecamatan Madukara. “Kami juga tekankan kepada penyuluh non PNS untuk bekerjasama, bersinergi dengan para pemangku kebijakan ditingkat desa dan dengan rumpun penyuluh KB” imbuhnya.

Selanjutnya, Kepala KUA Kecamatan Madukara, H. Moh. Saofurohman menyampaikan arahan dan himbauan dengan memberikan semangat kepada PAIF, Penyuluh KB, dan penyuluh non PNS dalam kegiatan dakwah dan penyuluhan.

“Jadikanlah pekerjaan sebagai Khidmah bukan beban, kebersamaan dan keikhlasan adalah kunci utama, apalagi di tengah keterbatasan, jika kegiatan dakwah dan penyuluhan dilakukan dengan ikhlas insyaallah akan menjadi pahala,” tandasnya.

Saofurohman juga mengingatkan kembali kepada semua yang hadir para penyuluh untuk selalu memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi kerumunan dan mengurangi mobilitas karena pandemi belum berakhir. (akho/ak)