Penyuluh Non PNS Harus Miliki Kemampuan Pemulasaraan Jenazah

Banjarnegara – Merawat jenazah termasuk salah satu kewajiban umat Islam yang termasuk dalam wajib kifayah, artinya kewajiban yang kalau dikerjakan oleh sebagian umat Islam maka gugurlah kewajiban sebagian umat Islam lainnya.

Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam ( FKPAI ) Kecamatan Purwanegara hari Jum’at (26/3) bertempat diaula KUA. Kegiatan diikuti 8 penyuluh non PNS kecamatan Purwanegara. Penyuluh Agama Fungsional Kecamatan Purwanegara Endah Widyawati, menyampaikan materi Pelatihan Pemulasaran Jenazah pada pertemuan tersebut.

Endah mengatakan bahwa pertemuan FKPAI dilaksanakan setiap bulan dengan materi-materi yang dibutuh para penyuluh,

“Materi pemulasaraan jenazah ini sangat penting bagi para Penyuluh Agama Islam non PNS untuk dapat menyampaikan kepada Kelompok Binaan masing –masing diwilayahnya,  dan  masyarakat pada umumnya. Sehingga setiap orang mukmin diharapkan mampu merawat jenazah sesuai syari’at Islam tanpa harus tergantung dengan kayim atau petugas, seperti saat ini,” jelasnya.

Di antara masalah penting yang terkait dengan hubungan manusia dengan manuasia lainnya adalah masalah perawatan jenazah. Islam menaruh perhatian yang sangat serius dalam masalah ini, sehingga hal ini termasuk salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh umat manusia, khususnya umat Islam, tambahnya.

Perawatan jenazah ini merupakan hak si mayat dan kewajiban bagi umat Islam untuk melakukannya dengan pengurusan yang terbaik.

Adapun hal-hal yang harus dilakukan terhadap orang yang sudah meninggal adalah merawat jenazahnya yang dimulai sejak menyiapkannya, memandikannya, mengkafaninya, menshalatkannya, hingga menguburkannya.

“Penyelenggaraan kegiatan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan 5 M, sebagai upaya menjaga kesehatan dan menghindari penyebaran virus covid-19 yang hingga saat ini masih mewabah,” tandasnya.

Kepala KUA Irfan Sulastono, menyambut gembira dan sangat mendukung serangkaian program-program yang telah direncanakan oleh para penyuluh di Kecamatan Purwanegara.

“Semua program dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu, Penyuluh harus tanggap  dan sigap terhadap persoalan yang ada di masyarakat apalagi perawatan jenazah ini dimasyarakat merupakan sesuatu yang sangat penting dalam ajaran Islam,” ujarnya.

Agus Triawan selaku ketua FKPAI, berharapan ke depan untuk lebih banyak lagi kegiatan-kegiatan  pelatihan lain yang dapat menjadi bekal bagi penyuluh non PNS dalam melaksanakan tugasnya dimasyarakat.

“Terimakasih atas terlaksananya kegiatan ini semoga praktek pemulasaraan jenazah yang terselenggara hari semakin memotivasi kami dalam melaksanakan tugas kepenyuluhan dimasyarakat dan semoga pelatihan-pelatihan selanjutnya terus dapat dilaksanakan,” harapnya. (Ew/mnh)