PHU Canangkan Program Haji Goes To Madrasah

Banjarnegara – Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Rakor Perencanan dan Pengelolaan Keuangan PHU tahun 2021 di Saung Mansyur Banjarnegara. Adapun rakor ini dipimpin langsung oleh Kasi PHU, Muhammad Syafi’ dan diikuti para staf, (26/1).

Kasi PHU, Muhammad Syafi’ saat meminpin rakor ini mengatakan bahwa perencanaan keuangan PHU sudah dikaji dan direncanakan dengan baik, akan tetapi perlu ditinjau secara mendalam agar nantinya penyerapan keuangan ini bisa tepat sasaran.

“Insya Allah pada tahun 2021, Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara akan membangun Pusat Pelayanan Haji Terpadu (PLHUT)”, tambahnya.

Beliau berharap dengan adanya pembangunan ini, pelayanan haji di Kementerian Agama semakin cepat dan responsif.

Kasi PHU juga menyampaikan bahwa pendaftar haji pada Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara tahun 2020 adalah sebanyak 1450. Dan permohonan pembatalan sebanyak 50 orang baik karena meninggal, sakit permanen atau karena alasan ekonomi. Beliau juga menyatakan bahwa apabila ibadah haji tahun ini diadakan, jumlah kuota haji Kabupaten Banjarnegra adalah 884 orang.

Selain menyampaikan rencana pembangunan PLHUT, PHU Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2021 juga akan mencanangkan program Haji Goes To Madrasah.

“Antrian haji Kabupaten Banjarnegara sudah sampai 28 tahun, oleh karenanya dengan adanya program Haji Goes To Madrasah ini, diharapkan siswa yang mampu untuk bisa mendaftarkan haji, sehingga nantinya bisa melaksanakan haji pada usia yang masih muda”, ujar Kasi PHU Kemenag Banjarnegara.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Agus Suryo Suripto saat memberikan arahan rakor ini mengatakan bahwa wajah Kementerian Agama itu ada pada dua hal yaitu pelayanan KUA dan pelayanan haji.

“Pelayanan haji itukan di tanggung oleh 17 Kementerian Negara, dari mulai Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negrei, Kementerian Kesehatan dan lain sebagainya, namun apabila pelayanan haji kurang maksimal maka otomatis wajah Kementerian Agama yang tercoreng”, tambahnya.

Oleh karenanya, Kakankemanag berharap pelayanan haji semakin baik lagi sehingga wajah Kementerian Agama bisa baik dimata masyarakat, terlebih orang haji itu adalah tamu Allah maka harus dilayani secara maksiamal. (ak)