Program MBJJ, Telkomsel Bagikan 15 Ribu Perdana Kepada Madrasah

Bencana Pandemi Corona telah berimbas ke berbagai lini, bidang ekonomi dan juga bidang pendidikan. Kegiatan pendidikan yang sebelumnya bisa tatap muka sekarang harus beralih model online dan daring, disini penggunaan HP Android menjadi penting utama.

Demikian disampaikan Ipong Isnaedi GM East Cluster Purwokerto Raya saat Sosialisasi Merdeka Belajar Jarak Jauh (MJBB) kerjasama antara Telkom dengan Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Jumat ini (02/10) bertempat di Aula Kantor.

Telkomsel yang menggandeng mitra . PT Sarana Media Seluler membagikan perdana Telkomsel yang sudah ada paket promo berupa kuota 10 GB kuota belajar. Pada tahap 1 ini di bagikan kepada 50 madrasah baik itu MA, MTs dan MI yang sudah terdata lewat Seksi Madrasah Kankemenag Banjarnegara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara yang diwakili Kasi Madrasah Slamet Wahyudi berharap untuk Bantuan untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan semoga bisa bermanfaat dalam rangka kegiatan belajar mengajar saat Pandemi. “Sekarang orang tua bisa terbantu dengan adanya kuota bagi putra-putrinya untuk pembelajaran di rumah model daring,” ucapnya.

MBJJ merupakan program pemerintah yang dikelola oleh Telkomsel sebagai BUMN  yang memberikan bantuan sosial berupa bantuan internet, kuota, dan lain-lainnya yang berhubungan dengan dunia pendidikan dan disalurkan melalui mitra telkomsel diberbagai daerah.

“Tahap 1 kali ini diperuntukan baru 50 sekolah yang terdapat dengan total 15 rb kartu perdana yang bagikan kepada siswa-siswi di madrasah. Semoga ke ada tahap selanjutnya dan bertambah, “ ungkap Ipong.

Semoga menjadi penyemangat bagi para pendidik di madrasah dan siswa-siswa dengan bantuan yang diberikan, lanjutnya.

Perdana tersebut berisi program belajar dengan kuota 10 GB dan bisa di gunakan untuk media pembelajaran daring seperti ilmu pedia, Rumah Belajar, Zenius, Quiper dan lain-lain. Kuota juga bisa digunakan tatap muka online seperti Zoom, Google Class Room, CloudX, Mircrosoft Term.

“Dengan adanya paket belajar khusus, menjawab keprihatian orang tua belajar onlide. Data peserta program terintegrasi dan masuk ke data emis dibantu oleh Operator Telkomsel dengan ‘pair’-ing data dari madrasah, berupa nama, kelas, dan nomornya,” jelasnya. (Nangim)