Rekrutmen Petugas Haji Model CAT, Kurangi Beban Panitia

Sesuai dengan regulasi dan edaran dari Dirjen PHU terkait Proses Rekrutmen Petugas Haji tahun 2020, Selasa, 4 Februari 2020 dilaksananakan serentak seluruh Indonesia. Untuk Kankemenag Kabupaten Banjarnegara proses seleksi mengambil tempat Ruang Pertemuan RM Bebek Goreng H. Slamet Banjarnegara.

“Salah satu alasan pemilihan tempat, adalah karena tempat kegiatan di Kantor sudah terisi dengan acara DDWK 2 angkatan,” jelas Kakankemenag H. Masdiro saat sambutan singkat pembukaan Ujian Rekrutmen.

Untuk Banjarnegara terdaftar 13 peserta yang lolos seleksi administrasi dengan perincian 8 peserta PPIH Ketua Kloter, 4 peserta PPIH Pembimbing Ibadah dan 1 peserta PPIH Arab Saudi. Proses seleksi dihadiri Tim monitoring dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah yakni :  Anjar Prasetyo Ningrum dan  Siti Taufiqiyah.

Kegiatan ujian tahap pertama tingkat kabupaten terlaksana dengan model CAT (Tes Computer Assisted Tes) menggunakan Android masing-masing peserta yang tentunya memenuhi syarat baik dari Sistem Operasi/ OS, space penyimpanan dan Sinyal yang diharapkan sudah 4G. “Salah satu dipilihnya tempat adalah posisi mudah dalam hal sinyal, “ ungkapnya.

Tujuan Ujian Rekrutmen Petugas Haji adalah untuk mendapatkan petugas haji yang mempunyai karakter,  kompetensi dan profesional dalam rangka peningkatan pelayanan haji Kementerian Agama, pelaksanaannya dengan tranparan dan akuntabel.

Kakankemenag menyatakan bahwa melalui model CAT proses ujian lebih efisien dan efektif, dan tanpa adanya adminitrasi ribet seperti ATK dan administrasi berbasis kertas menjadikan beban dari panita seleksi menjadi ringan.

“Adapun wakti pelaksaaan hanya 1 hari yakni 4 Feb 2020 dan serentak seluruh Indonesia. Untuk WIB terlaksana pukul 09.00 sebagai waktu dibuka portal ujian online oleh panitia pusat,” jelasnya.

Nantinya hasil ujian akan dilaporkan ke kanwil guna ditetapkan Hak keikut sertaan peserta lolos untuk bisa mengikuti tahap 2 di Kanwil Kemenag Provinsi Jateng berupa Ujian CAT juga dan praktek.  Sedangkan jatah kuota ke Kanwil untuk Banjarnegara adalah 4 peserta PPIH Ketua Kloter, dan 4 PPIH Pembimbing Ibadah di tambah 1 orang PPIH AS.

Masdiro berharap proses ujian, peserta bisa melaksanakan ujian dengan lancar, diberikan kemudahan, kesuksesan dan mendapatkan hasil  yang terbaik, serta mendapatkan bimbingan dan Ridlo Alloh SWT.

“Apapun hasilnya, apabila belum lolos berarti belum terbaik buat dirinya, sedangkan yang diterima nantinya untuk bisa bekerja dengan sebaik-baiknya menjadi petugas pelayan calon jemaah haji 2020,” pungkasnya. (Nangim)