Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit, Fatma Kurnianingsih, bersinergi dengan pendamping sosial Lukitasari Winastuti melaksanakan penyuluhan di Kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Pingit 4A Desa Pingit RT 06 RW 04, Selasa (13/10/2026). Kegiatan berlangsung di rumah Alfia Julianti dan diikuti sebanyak 28 orang peserta dengan antusias.
Mengusung tema “Tawakal, Sumber Kekuatan Hidup Seorang Mukmin”, kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan akidah dan mental kepada KPM agar tetap tegar dan optimistis dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan, terutama di tengah keterbatasan ekonomi.
Dalam tausiyahnya, Fatma Kurnianingsih menjelaskan bahwa tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan menyempurnakan ikhtiar kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah Swt. Tawakal adalah kekuatan yang membuat hati mukmin tidak mudah goyah, tidak mudah putus asa, dan tidak bergantung kepada manusia.
“Tawakal adalah puncak kekuatan seorang mukmin. Setelah kita berikhtiar, bekerja, dan berdoa, maka serahkan hasilnya kepada Allah. Di situlah letak ketenangan. Orang yang bertawakal akan merasa cukup karena yakin Allah adalah sebaik-baik penolong,” ujar Fatma.
Ia menambahkan bahwa ciri mukmin yang bertawakal ialah rajin ibadah, gemar bersyukur, sabar ketika diuji, dan tetap berprasangka baik kepada Allah dalam setiap keadaan.Sementara itu, pendamping sosial Lukitasari Winastuti mengajak KPM untuk mengimplementasikan nilai tawakal dalam pengelolaan bantuan PKH secara bijak, tertib memenuhi kewajiban komponen kesehatan dan pendidikan, serta membangun kemandirian keluarga.
Peserta menyambut baik penyuluhan tersebut dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut.Melalui sinergi ini, diharapkan KPM PKH Pingit 4A menjadi keluarga yang tangguh, berdaya, dan memiliki kekuatan hidup sejati yang bersumber dari keimanan dan ketawakalan kepada Allah Swt.
(SN/azd)
