Temukan Kekuatan Hidup, Penyuluh KUA Rakit Sentuh Hati Warga Binaan Wanita di Rutan Banjarnegara

Banjarnegara (Humas) – Cahaya harapan kembali hadir di balik jeruji Rutan Kelas IIB Banjarnegara. Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit, Fatma Kurnianingsih  melaksanakan pendampingan agama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Blok Wanita, Selasa (6/10/2026) pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.

Kegiatan pembinaan yang berlangsung di Aula Rutan tersebut mengangkat tema yang sangat menyentuh dan relevan, yakni “Temukan Kekuatan Hidup”. Tema ini dipilih untuk membangkitkan kembali semangat, kepercayaan diri, dan optimisme para warga binaan wanita yang tengah menjalani masa pembinaan.

Dalam paparannnya, Fatma Kurnianingsih menyampaikan bahwa setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, namun pintu taubat Allah SWT selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang mau kembali. Kekuatan hidup sejati tidak ditemukan dari masa lalu yang disesali terus-menerus, melainkan dari keberanian untuk bangkit, bertaubat, dan memperbaiki diri.

“Kekuatan hidup ada pada tiga hal: sabar saat diuji, syukur saat diberi nikmat, dan istighfar saat berbuat salah. Allah tidak melihat seberapa kelam masa lalu kita, tapi seberapa sungguh-sungguh kita ingin kembali kepada-Nya hari ini” tutur Fatma di hadapan para warga binaan.

Ia juga mengajak para warga binaan untuk menjadikan masa di Rutan sebagai madrasah kehidupan, tempat untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, memperbanyak salat, zikir, dan menyiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Suasana kegiatan berlangsung haru dan penuh keakraban. Beberapa warga binaan tampak meneteskan air mata dan aktif bertanya tentang cara menjaga istiqomah. Pihak Rutan Kelas IIB Banjarnegara mengapresiasi peran aktif KUA Rakit yang secara rutin melakukan pendampingan rohani sebagai bagian dari pembinaan kepribadian, sehingga warga binaan tidak hanya bebas secara fisik, tetapi juga merdeka secara batin.

(SN/azd)