Tiga Murid MIFABARA Ikuti Pembinaan Invitasi Travelling PMR Mula 2026 di Korwilcam Dikpora Kecamatan Banjarnegara

Banjarnegara – Tiga murid MIFABARA mengikuti Pembinaan Invitasi Travelling PMR Mula 2026 di tingkat Korwil Banjarnegara. Ketiganya, yakni Vivi, Naja, dan Zafran, menjadi perwakilan MIFABARA untuk mengikuti rangkaian pembinaan dan latihan dalam menghadapi kegiatan kepalangmerahan tersebut.(28/9)

Pembinaan berlangsung mulai 21 September hingga 9 Oktober 2026. Selama masa pembinaan, para peserta mendapatkan berbagai materi dan pengalaman yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sekaligus kepedulian terhadap kesehatan dan kemanusiaan.

Kegiatan pembinaan dikemas dalam berbagai bentuk aktivitas yang menarik dan aplikatif. Para peserta mengikuti simulasi Pertolongan Pertama (PP) untuk melatih kemampuan memberikan pertolongan dalam situasi tertentu. Selain itu, mereka juga mendapatkan simulasi Perawatan Keluarga (PK) sebagai bagian dari penguatan keterampilan dasar kepalangmerahan.

Tidak hanya mengandalkan keterampilan praktik, peserta juga mengikuti uji wawasan kepalangmerahan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta terhadap pengetahuan dasar mengenai Palang Merah dan nilai-nilai kemanusiaan.

Materi lainnya adalah Peer Leader Kesehatan Remaja. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak memahami pentingnya kesehatan remaja sekaligus mengembangkan kemampuan menjadi teman sebaya yang mampu memberikan pengaruh positif dalam lingkungan pergaulan.

Rangkaian pembinaan semakin semarak dengan adanya Game Gerakan Kepalangmerahan. Permainan edukatif ini menjadi sarana belajar yang menyenangkan sekaligus melatih kerja sama, komunikasi, ketangkasan, dan semangat kebersamaan antarpeserta.

Bagi Vivi, Naja, dan Zafran, mengikuti pembinaan ini bukan sekadar persiapan menghadapi sebuah kegiatan. Lebih dari itu, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk belajar tentang kepedulian, kesiapsiagaan, kerja sama, serta nilai kemanusiaan sejak usia dini.

Keikutsertaan tiga murid MIFABARA ini juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan berbagai keterampilan di luar pembelajaran kelas. Melalui kegiatan PMR, murid tidak hanya belajar tentang pertolongan pertama dan kesehatan, tetapi juga dilatih untuk memiliki kepedulian terhadap sesama.

Kepala MI Al Fatah Parakancanggah menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada ketiga peserta yang telah mengikuti pembinaan.

“Semoga Vivi, Naja, dan Zafran dapat mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dengan sungguh-sungguh. Jadikan setiap latihan sebagai pengalaman untuk menambah pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap mereka dapat membawa nama baik MIFABARA sekaligus menjadi contoh bagi teman-temannya,” ungkapnya.

Sementara itu, pendamping berharap proses pembinaan yang berlangsung hingga 9 Oktober dapat menjadi bekal bagi ketiga murid untuk semakin percaya diri dalam menerapkan keterampilan kepalangmerahan.(nas)