Workshop Penyusunan Instrumen Supervisi Pembelajaran Online Bagi Pengawas Madrasah

Banjarnegara – Pada saat ini, dunia telah memasuki era revolusi industri 4.0 dimana perkembangan teknologi pesat tidak terkira. Perubahan dalam dunia industri telah berevolusi dalam beberapa aspek ditandai dengan kemunculan super komputer, kendaraan tanpa pengemudi, cloud  computing, dan lain-lain. Beragam aplikasi online pun bermunculan dan hal ini sangat membantu pengawas dalam melaksanakan supervisi online dan pendampingan dalam pendidikan.

Kelompok Kerja Pengawas (POKJAWAS) madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan kegiatan Workshop Supervisi Pembelajaran Online yang dilaksanakan pada hari Jumat (19/2), kegiatan tersebut bertempat di gedung Pendais Kecamatan Purwanegara. Peserta workshop terdiri dari 13 orang pengawas RA/MI dan 1 orang pengawas MTs/MA.

Kegiatan dibuka oleh Musrin selaku ketua POKJAWAS. Dalam sambutannya ia mengatakan tantangan pengawas madrasah pada era canggih serba digital adalah harus menguasai keterampilan teknologi informasi dan komunikasi sehingga tugas-tugas kepengawasan khususnya supervisi online akan terselesaikan secara efektif, efisien, dan, akurat.

“Apalagi sampai saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung yang mengharuskan pembelajaran dilaksanakan daring maka supevisi pembelajaran pun melalui online dan pengawas harus memanfaatkan dan selalu update terhadapperkembangan iptek sehingga tugas-tugas kepengawasan akan terpenuhi sesuai target pada sasaran kinerja pegawai,” terangnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan workshop akan dilaksanakan terjadwal setiap bulan sebagaimana terprogram pada kerja POKJAWAS.

Adapun materi workshop terdiri dari 4 materi yaitu penyusunan instrumen supervisi pembelajaran online menggunakan aplikasi google spreadsheet, google document, memperpendek link URL melalui bitly.com dan membuat shortcut link presensi online pada layar smartphone. Target dari kegiatan workshop adalah semua pengawas madrasah memiliki kompetensi menyusun instrumen supervisi pembelajaran online menggunakan berbagai aplikasi.

Anwar Masruro sebagai nara sumber mengatakan bahwa peserta workshop sangat semangat mengikuti acara ini. “Bermodalkan semangat, saya optimis teman-teman pengawas akan menemukan hal-hal baru yang bermanfaat bagi tugas kepengawasan dan hasil dari kegiatan workshop supervisi pembelajaran online tersebut 85% peserta mampu menguasai semua materi dan 15% peserta baru menguasai 3 materi,” terangnya.