Yuk Intip Kelas Tahfid Unggulan MTs N 2 Banjarnegara

Banjarnegara – Sekarang ini kelas tahfid menjadi unggulan di berbagai madrasah. Masyarakat sekarang ini menginginkan anaknya selain mahir dalam penguasaan akademik juga penguasaan terhadap kalam ilahi. Oleh karenanya banyak madrasah yang berlomba-lomba membuka kelas tahfid.

Koordinator tahfid MTs Negeri 2 Banjarnegara, Siti Fadhilah menyampaikan bahwa kelas tahfiz unggulan MTs Negeri 2 Banjarnegara terbagi menjadi beberapa kategori, diantaranya kelas tahfiz unggulan dan kelas tahfiz reguler.

“Kelas tahfiz unggulan dipersiapkan satu kelas khusus yang sudah melalui seleksi terlebih dahulu untuk masuk dalam kelas tersebut, metodenya dites oleh petugas yang sudah dipersiapakan. Dalam seleksi masuk kelas tahfiz unggulan para peserta didik diseleksi secara individu membaca Al-Qur’an dengan makhroj dan tajwid yang benar dan wawancara tentang perolehan hafalan yang sudah dihafalkan sebelumnya. Sedangkan kelas tahfiz reguler terdapat disetiap kelas dengan jam tahfiz tersendiri,” jelasnya pada Selasa (9/11) saat dihubungi tim Jurnalis MTs 2 Banjarnegara

Pembagian jam tahfiz di kelas tahfiz unggulan memang diberi jam tambahan yaitu 8 jam pelajaran khusus untuk jam tahfiz yang diberikan pada 2 jam pertama dalam setiap harinya mulai hari Senin – Kamis, sedangkan pada jam kelas reguler jam tahfiz hanya satu jam pelajaran dalam setiap pekan.

“Hal itu memang ditujukan untuk  menyiapkan kelas tahfiz unggulan agar benar-benar memiliki waktu lebih untuk menghafal Al-Qur’an,” imbuhnya.

Pada awal pembelajaran siswa tahfid ini diberikan pembelajaran mengenai ilmu tawjid.  Dimulai dari membetulkan bacaan meliputi makharijul huruf dan irama bacaan agar dalam menghafal Al-Qur’an tidak terdapat kesalahan. Selanjutnya siswa diminta untuk menyetorkan secara individu dan dicatat dalam buku perkembangan hafalan peserta didik guna evaluasi bagi peserta didik setelah melakukan setoran hafalan.

“MTs Negeri 2 Banjarnegara memberi peluang jam lebih banyak di kelas tahfiz unggulan agar para peserta didik mempunyai cukup waktu untuk mengahafal Al-Qur’an, sehingga harapanya para peserta didik minimal dapat mengahafal 10 Juz setelah lulus dari MTs Negeri 2 Banjarnegara,” pungkasnya. (sf/swp/ak)