Sinergi Lintas Sektoral: Kakankemenag Banjarnegara dan Camat Pagentan Perkuat Penanganan Pasca-Bencana

Banjarnegara (Humas) – Momen penyerahan bantuan bagi korban tanah bergerak di Kecamatan Pagentan pada Jumat (30/1/2026) menjadi ajang penguatan sinergi antarinstansi. Setelah menyerahkan bantuan secara simbolis di Posko Desa Gumingsir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, H. Sukarno, berkesempatan melakukan pertemuan khusus dengan Camat Pagentan, Andri Sulistyo, yang hadir meninjau lokasi sesaat setelah prosesi serah terima berlangsung.

Pertemuan yang berlangsung hangat di area posko tersebut turut didampingi oleh Kepala KUA Pagentan, Sidik Pramono. Kehadiran pimpinan dua instansi berbeda ini menunjukkan adanya koordinasi yang solid antara otoritas keagamaan dan pemerintah wilayah dalam merespons dampak bencana alam yang melanda Dusun Kaliglagah dan Dusun Karangnangka.

Dalam obrolan tersebut, H. Sukarno menekankan bahwa penanganan bencana tidak hanya soal pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga dukungan moral bagi para penyintas. Beliau menyatakan kesiapan jajarannya, melalui KUA di tingkat kecamatan, untuk terus bersinergi dengan pihak kecamatan.

“Kehadiran kami di sini adalah bagian dari tanggung jawab kemanusiaan. Kami sampaikan kepada Pak Camat bahwa Kemenag tidak hanya hadir membawa bantuan logistik melalui UPZ, tetapi juga siap memberikan pendampingan aspek keagamaan bagi warga. Sinergi ini penting agar penanganan bencana berjalan komprehensif,” ungkap H. Sukarno.

Camat Pagentan, Andri Sulistyo, menyambut baik inisiatif dan gerak cepat yang dilakukan oleh Kemenag Banjarnegara. Baginya, dukungan dari instansi vertikal seperti Kemenag sangat membantu pemerintah kecamatan dalam memetakan kebutuhan warga terdampak yang tersebar di beberapa titik pengungsian.

Andri Sulistyo memberikan apresiasinya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Kemenag hingga ke level akar rumput melalui KUA Pagentan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pak Kandepag dan jajaran. Kolaborasi ini sangat kami butuhkan karena menangani bencana tanah bergerak yang cukup masif di Desa Gumingsir dan Karangnangka ini memerlukan gotong royong semua pihak. Bantuan 50 paket sembako ini adalah bukti nyata kepedulian terhadap warga kami,” tegas Andri Sulistyo.

Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi singkat mengenai langkah-langkah antisipasi jangka panjang bagi warga yang rumahnya berada di zona merah. Kepala KUA Pagentan, Sidik Pramono, menyatakan kesiapannya untuk terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan koordinasi dengan pihak kecamatan tetap berjalan lancar demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Pagentan. 

(msa/azd)