Ramadan Vibes di RA Al Hidayah: Menjemput Lailatul Qadar Bareng Pak Penyuluh

Banjarnegara (Humas) – Suasana di salah satu ruang kelas RA Al Hidayah Larangan, Pagentan, tampak sedikit berbeda pada Kamis (5/3/2026). Meski matahari di luar cukup sahdu, di dalam ruangan justru terasa adem dan penuh antusiasme. Sebanyak 23 wali murid berkumpul bukan untuk mengambil rapor, melainkan untuk “ngaji bareng” dalam acara bimbingan penyuluhan agama di bulan suci Ramadan.

Hadir sebagai narasumber utama adalah M. Syaiful Abidin, Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan yang dikenal dengan gaya bicaranya yang santai namun “kena” di hati. Kali ini, Syaiful membawakan tema yang sangat spesial: “Ramadan dan Lailatul Qadar: Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan.”

Dalam paparannya, Syaiful mengajak para ibu wali murid untuk tidak hanya terjebak pada rutinitas dapur selama bulan puasa. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu agar ibadah wajib dan sunnah, terutama memburu keutamaan Lailatul Qadar, tetap bisa maksimal.

“Ibu-ibu, Ramadan itu bukan cuma soal pindah jam makan atau sibuk mikirin menu takjil yang viral ya. Ada satu malam yang nilainya lebih dari seribu bulan. Ibarat kita ibadah nonstop selama 83 tahun lebih! Sayang banget kalau dilewatkan cuma karena kita terlalu capek goreng bakwan,” kelakar Syaiful yang disambut tawa renyah para peserta.

Syaiful juga memberikan tips praktis mengenai amalan-amalan ringan yang bisa dilakukan di sela-sela mengurus anak dan rumah tangga, agar para wali murid tetap berpeluang meraih pahala terbaik di malam-malam terakhir Ramadan.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Hidayat Dandi Pratama, selaku Ketua Majelis Ta’lim (MT) Al Mubarok sekaligus Kepala RA Al Hidayah Larangan, mengaku sangat senang dengan kehadiran penyuluh dari KUA. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat penting untuk menyegarkan kembali pemahaman agama para wali murid.

“Kami ingin lingkungan RA Al Hidayah ini tidak hanya jadi tempat belajar bagi anak-anaknya saja, tapi juga sarana ilmu bagi orang tuanya. Kehadiran Pak Syaiful memberikan suntikan semangat baru bagi kami semua untuk menjalani Ramadan ini dengan lebih berkualitas. Semoga sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkap Hidayat.

Acara yang berlangsung sekitar dua jam tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Para wali murid tampak puas dan pulang dengan membawa bekal ilmu serta semangat baru untuk menyongsong bulan seribu bulan. 

(msa/azd)