Tak Hanya Bansos, Pendamping PKH dan KUA Pagentan Sinergi Perkuat Rohani Warga

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, Sutrisno, memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Sawangan, Desa Pagentan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (5/3/2026) ini memfokuskan pada pemahaman amalan-amalan sunnah yang dapat mengoptimalkan pahala di bulan puasa.

Acara yang digelar di salah satu rumah warga tersebut diikuti oleh 35 peserta dengan antusiasme tinggi. Dalam paparannya, Sutrisno menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum emas untuk memperbanyak amalan sunnah yang sering kali terabaikan.

Dalam sesi materi, Sutrisno menjelaskan beberapa poin penting terkait amalan sunnah, mulai dari menyegerakan berbuka, mengakhirkan sahur, hingga menjaga lisan dari perbuatan sia-sia.

“Selain kewajiban puasa, kekuatan ibadah kita terletak pada amalan sunnahnya. Shalat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan sedekah sekecil apa pun akan dilipatgandakan pahalanya. Jangan sampai kita keluar dari Ramadan tanpa membawa perubahan akhlak yang lebih baik,” ujar Sutrisno di hadapan para peserta.

Beliau juga mengingatkan agar para ibu-ibu PKH tetap menjaga semangat ibadah di tengah kesibukan mengurus rumah tangga, karena melayani keluarga dengan ikhlas saat berpuasa juga bernilai ibadah yang besar.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor antara Kantor Urusan Agama (KUA) dengan Pendamping PKH Kecamatan Pagentan guna memberikan penguatan spiritual bagi warga binaan.

Noviatun Salamah, selaku Pendamping PKH Kecamatan Pagentan, menyambut positif kehadiran penyuluh agama dalam pertemuan rutin kelompok ini. Menurutnya, asupan rohani sangat dibutuhkan untuk membangun ketahanan mental dan spiritual warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak KUA Pagentan, khususnya Pak Sutrisno. Kehadiran beliau memberikan warna baru dalam pertemuan PKH. Peserta tidak hanya mendapatkan informasi terkait bantuan sosial, tapi juga bekal agama yang sangat bermanfaat, terutama kaitannya dengan Ramadan tahun ini. Semoga sinergi ini terus berlanjut,” ungkap Noviatun Salamah.

Pertemuan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif mengenai problematika ibadah Ramadan sehari-hari. Diharapkan melalui penyuluhan ini, warga Desa Pagentan khususnya di wilayah Sawangan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk dan berlandaskan ilmu yang benar. 

(3S/azd)