Penyuluh KUA Karangkobar Ajak Siswa MI Guppi Diwek 2 Jadi Generasi Saleh Selamat Dunia Akhirat

Banjarnegara (Humas) – Semarak kegiatan Ramadan terasa hangat di MI Guppi Diwek 2 Karangkobar, Desa Karangkobar, Kecamatan Karangkobar, Kamis (5/3/2026). Sebanyak 45 siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan pembinaan Ramadan yang berlangsung penuh semangat dan keceriaan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Karangkobar, yaitu Duwi Rohmah, Adib, dan Amat Zuhri. Dalam kegiatan tersebut para siswa mendapatkan materi seputar fikih puasa Ramadan serta motivasi untuk memperkuat keimanan sejak usia dini.

Melalui penyampaian yang interaktif dan diselingi tanya jawab, para siswa diajak memahami makna puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, serta membiasakan diri melakukan kebaikan.

Adib dalam pesannya mengingatkan pentingnya memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak. Ia mengajak para siswa agar mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal positif dan mendukung proses belajar.

“Anak-anak sekarang hidup di era teknologi. Gunakan gadget untuk belajar, mencari ilmu, dan hal-hal yang bermanfaat,” pesannya.

Sementara itu, Amat Zuhri menegaskan pentingnya menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim, terutama bagi siswa yang telah memasuki masa baligh.

“Jika sudah baligh, maka kewajiban sebagai umat Islam harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, seperti sholat lima waktu dan puasa Ramadan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Duwi Rohmah mengajak seluruh siswa untuk menanamkan tekad menjadi generasi Saleh dan Salehah yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia sehingga dapat meraih keselamatan di dunia dan akhirat. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama memohon keselamatan dan keberkahan hidup dunia dan akhirat yang dipanjatkan secara khusyuk oleh seluruh siswa.

Untuk menambah semarak kegiatan, para penyuluh juga mengadakan kuis pengetahuan seputar puasa Ramadan. Siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap pertanyaan yang diajukan. Bagi siswa yang mampu menjawab paling banyak dengan benar diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kegembiraan. Bahkan seluruh siswa yang hadir mengaku telah menjalankan ibadah puasa Ramadan sejak hari pertama, menunjukkan semangat beribadah yang tumbuh sejak usia dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang religius, cerdas, serta berakhlak mulia.

(dr/azd)