Tak Hanya Poster, MIFABARA Sampaikan Ucapan Idul Fitri Melalui Media Sosial TikTok

Banjarnegara – Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, MI Al Fatah Parakancanggah Banjarnegara (MIFABARA) tidak hanya menyampaikan ucapan melalui poster atau flyer, tetapi juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi yang lebih luas. Salah satunya melalui platform TikTok yang kini digemari berbagai kalangan.(20/3)

Melalui akun resmi TikTok @al-fatahprc, MIFABARA membagikan konten video ucapan Idul Fitri yang dikemas secara menarik dan kekinian. Konten tersebut berisi pesan sederhana namun bermakna, mengajak masyarakat untuk menyambut hari kemenangan dengan hati yang bersih, penuh senyuman, serta saling memaafkan.

Kepala madrasah MIFABARA menyampaikan bahwa pemanfaatan media sosial merupakan langkah strategis untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

“Di era digital saat ini, media sosial menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan. Kami ingin ucapan Idul Fitri dari MIFABARA tidak hanya diterima secara langsung, tetapi juga bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui platform digital,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa penggunaan TikTok sebagai media penyampaian pesan merupakan bentuk adaptasi madrasah terhadap perkembangan zaman. Dengan pendekatan yang kreatif, pesan yang disampaikan menjadi lebih mudah diterima, terutama oleh generasi muda.

Salah satu guru MIFABARA mengungkapkan bahwa konten video memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan media cetak.

“Melalui video, pesan yang disampaikan terasa lebih hidup. Ada visual, ekspresi, dan suasana yang membuat orang lebih mudah tersentuh,” tuturnya.

Selain itu, penggunaan media sosial ini juga memberikan manfaat dalam membangun citra positif madrasah. MIFABARA dinilai mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai edukatif dan religius.

Dengan berbagai inovasi tersebut, MIFABARA berharap pesan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat, baik yang dekat maupun yang jauh.

Langkah ini menjadi bukti bahwa di tengah perkembangan digital, madrasah tetap mampu hadir dengan cara yang relevan, kreatif, dan penuh makna dalam menyebarkan kebaikan.(nas)