Dinas Kesehatan Periksa Kantin MIFABARA, Pastikan Jajanan Sehat Sesuai Standar Keamanan Pangan

Banjarnegara – Komitmen MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) dalam menyediakan jajanan yang sehat dan aman bagi peserta didik mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara. Melalui kegiatan pembinaan dan pengawasan kantin sekolah, petugas Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap kantin MIFABARA untuk memastikan seluruh makanan dan minuman yang dijual telah memenuhi standar keamanan pangan.(28/7)

Pemeriksaan meliputi kebersihan lingkungan kantin, sanitasi tempat pengolahan makanan, kualitas bahan pangan, cara penyimpanan makanan dan minuman, kebersihan peralatan makan, hingga higiene para petugas kantin. Selain itu, petugas juga mengamati jenis jajanan yang dijual agar terbebas dari bahan berbahaya, seperti pewarna tekstil, formalin, boraks, maupun bahan tambahan pangan yang tidak sesuai ketentuan.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan, tim Dinas Kesehatan juga memberikan edukasi dan pembinaan kepada seluruh petugas kantin MIFABARA. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menjaga kebersihan diri saat mengolah makanan, penggunaan bahan pangan yang aman, penyimpanan makanan sesuai standar, penyajian yang higienis, hingga penerapan sanitasi lingkungan kantin agar tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Melalui edukasi tersebut, para petugas kantin memperoleh pengetahuan baru mengenai praktik keamanan pangan yang baik sehingga kualitas pelayanan kepada peserta didik semakin meningkat. Kegiatan ini juga menjadi penguatan bagi program Kantin Sehat MIFABARA yang selama ini konsisten menyediakan jajanan bergizi dan ramah lingkungan.

Kepala Madrasah MI Al Fatah Parakancanggah, Durotun Nafisah, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh Dinas Kesehatan.

“Kami sangat berterima kasih atas pembinaan dari Dinas Kesehatan. Kegiatan ini menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas Kantin Sehat MIFABARA. Keselamatan dan kesehatan peserta didik merupakan prioritas utama, sehingga jajanan yang dikonsumsi harus benar-benar aman, bergizi, dan memenuhi standar kesehatan,” ujarnya.

Melalui sinergi antara madrasah dan Dinas Kesehatan, MIFABARA terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Kantin bukan sekadar tempat membeli makanan, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang membentuk kebiasaan memilih jajanan sehat, menjaga kebersihan, dan menerapkan pola hidup sehat sejak usia dini. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan semakin memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan madrasah serta mewujudkan generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter.(nas)

Skip to content