Banjarnegara (Humas) – Setiap takdir yang ditetapkan Allah Swt. tidak ada yang sia-sia. Di balik takdir, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan, selalu tersimpan hikmah dan kebaikan.
Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Endah Widyawati, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Majelis Taklim At Taqwa Desa Bandingan yang diketuai Tulimah pada Selasa (6/10/2026).
Kegiatan pengajian ini dilaksanakan setiap hari Selasa dan diikuti oleh jemaah ibu-ibu dengan penuh perhatian. Suasana kajian berlangsung khidmat.
Mengusung tema “Hikmah di Balik Takdir”, Endah menjelaskan bahwa beriman kepada qada dan qadar merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini setiap muslim.
“Takdir adalah ketetapan Allah. Tugas kita bukan mempertanyakan takdir, melainkan mencari hikmah di baliknya. Apa yang menurut kita buruk, boleh jadi baik menurut Allah. Sebaliknya, apa yang kita anggap baik, belum tentu baik bagi kita,” ujar Endah.
Ia memaparkan tiga hikmah besar di balik takdir Allah. Pertama, takdir melatih kesabaran dan keikhlasan. “Ketika diuji dengan sakit, kesulitan ekonomi, atau masalah keluarga, Allah ingin melihat sejauh mana kesabaran kita. Dengan sabar, dosa diampuni dan derajat ditinggikan” paparnya.
Kedua, takdir mengajarkan tawakal dan ketergantungan hanya kepada Allah. “Saat rencana manusia gagal, di situlah Allah ingin kita kembali bersandar kepada-Nya. Jangan bersandar kepada manusia yang lemah, bersandarlah kepada Yang Maha Kuat” jelasnya.
Ketiga, takdir mendekatkan hamba kepada Allah melalui doa. “Sering kali karena ujian, kita jadi rajin berdoa, rajin tahajud, dan rajin menangis di hadapan Allah. Itu adalah hikmah yang sangat mahal.”Endah menambahkan, cara menyikapi takdir adalah dengan ikhtiar maksimal, doa sungguh-sungguh, kemudian tawakal dan rida atas hasilnya” terangnya.
Ketua MT At Taqwa, Tulimah, menyampaikan terima kasih. “Materi ini sangat menyejukkan hati kami. Selama ini kami sering mengeluh atas takdir. Kini kami belajar bahwa setiap takdir pasti ada hikmahnya” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh jemaah MT At Taqwa Desa Bandingan diberikan keimanan yang kuat, kesabaran dalam menghadapi takdir, serta kemampuan untuk melihat hikmah di balik setiap ketetapan Allah Swt.
(n/azd)
