Siswa Kelas V MI MIMUB Gelar Nusantara Mart, Integrasikan Pembelajaran IPAS dan Matematika

Banjarnegara – Pembelajaran tidak selalu harus dilakukan di dalam ruang kelas. Siswa kelas V MI Miftahul Mubtadi’in (MI MIMUB) mengikuti kegiatan Nusantara Mart yang dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, di halaman MI MIMUB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas V A dan kelas V B sebagai bagian dari pembelajaran yang mengintegrasikan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta Matematika.

Nusantara Mart dirancang sebagai kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman nyata. Dalam kegiatan tersebut, para siswa melakukan praktik belanja secara berkelompok dengan berbagai produk yang berkaitan dengan hasil maritim dan agraris Nusantara. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengenal berbagai jenis produk dan asalnya, tetapi juga belajar menghitung harga, total belanja, uang yang digunakan, serta sisa uang yang diperoleh.

Kegiatan diawali dengan pembagian kelompok dan penjelasan mengenai teknis pelaksanaan. Setiap kelompok kemudian mendapatkan tugas untuk melakukan kegiatan belanja sesuai dengan ketentuan yang telah diberikan. Setelah proses belanja selesai, siswa melanjutkan kegiatan dengan berdiskusi dan mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

Dalam proses diskusi, setiap kelompok mencatat produk yang dibeli, menghitung jumlah pengeluaran, serta melakukan perhitungan terhadap uang yang digunakan. Siswa juga belajar mengatur waktu agar seluruh tugas dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Suasana halaman MI MIMUB tampak ramai dan penuh semangat. Para siswa terlihat antusias saat memilih produk, berdiskusi dengan teman satu kelompok, hingga melakukan perhitungan. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar yang berbeda karena siswa dapat secara langsung menerapkan materi yang selama ini dipelajari di kelas.

Melalui Nusantara Mart, siswa diperkenalkan dengan berbagai produk yang berasal dari sektor agraris dan maritim. Produk agraris merupakan hasil dari kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan, sedangkan produk maritim berkaitan dengan hasil yang berasal dari laut dan perairan. Dengan demikian, siswa dapat memahami bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang beragam dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Guru kelas V, Merinda, menyampaikan bahwa kegiatan Nusantara Mart diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa.

“Kami ingin siswa tidak hanya memahami materi melalui buku, tetapi juga belajar langsung dari pengalaman nyata. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bekerja sama, berdiskusi, berhitung, serta mengambil keputusan dalam mengelola uang,” ujar Merinda.

Menurutnya, pembelajaran yang dikemas dalam bentuk praktik dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah. Selain itu, kegiatan tersebut juga melatih berbagai keterampilan penting, seperti ketelitian, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.

Merinda berharap kegiatan Nusantara Mart dapat memberikan pengalaman positif bagi seluruh siswa kelas V.

“Harapannya, siswa mampu belajar dari pengalaman nyata, menjadi lebih teliti dalam melakukan perhitungan, mandiri dalam mengambil keputusan, serta bijak dalam mengelola uang dan waktu,” tambahnya.

Salah satu siswa kelas V, Gibran, mengaku senang mengikuti kegiatan Nusantara Mart. Menurutnya, kegiatan pembelajaran tersebut terasa lebih asyik karena siswa dapat belajar sambil melakukan praktik secara langsung bersama teman-temannya.

“Kegiatannya asyik. Walaupun ada beberapa hal yang sempat membingungkan, tetapi itu justru menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Kami jadi belajar untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama,” ungkap Gibran.

Tanggapan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan Nusantara Mart tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga melatih siswa untuk menghadapi berbagai persoalan secara mandiri dan bekerja sama dengan teman satu kelompok. Melalui tantangan yang dihadapi selama kegiatan, siswa belajar untuk lebih teliti, berpikir kritis, serta berani mencari solusi.

Kegiatan Nusantara Mart menjadi salah satu bentuk pembelajaran kreatif yang diterapkan di MI Miftahul Mubtadi’in. Melalui integrasi pembelajaran IPAS dan Matematika, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan ilmu tersebut dalam situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan kegiatan seperti ini, pembelajaran diharapkan semakin menyenangkan, bermakna, dan mampu mendorong siswa untuk menjadi pribadi yang mandiri, Qur’ani, serta berprestasi. rs