Banjarnegara – Dalam rangka memohon pertolongan dan rahmat Allah Swt di tengah kondisi kemarau, MTs Negeri 2 Banjarnegara melaksanakan sholat istisqa dan doa bersama pada Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh guru, karyawan, dan seluruh murid MTs Negeri 2 Banjarnegara dengan penuh khidmat.
Sholat istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar Allah Swt. menurunkan hujan yang membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi kehidupan dan lingkungan.
Bertindak sebagai imam sholat istisqa adalah Bapak Ahmad Rochis, sedangkan khutbah disampaikan oleh Bapak Supriyanto dalam khotbahnya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga alam sebagai bentuk tanggung jawab manusia di bumi dan mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istighfar, bertobat, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Khotbah tersebut juga menekankan pentingnya introspeksi diri dan menjaga kelestarian alam sebagai amanah umat manusia.
Dalam kegiatan tersebut juga dihadirkan hewan berupa kambing dan ayam, untuk menggambarkan bahwa seluruh makhluk hidup di bumi sedang menderita akibat kekeringan dan sangat membutuhkan pertolongan Allah Swt.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan ibadah tersebut, Sudarto selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MTs N 2 Banjarnegara menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga bagian dari kesadaran ekologis madrasah yang berpredikat sebagai Madrasah Adiwiyata.
“Sebagai Madrasah Adiwiyata, kita diajarkan untuk tidak hanya peduli pada kelestarian lingkungan saat alam melimpah, tetapi juga peka dan tanggap ketika lingkungan sedang mengalami krisis seperti musim kemarau ini. Sholat Istisqa ini adalah bentuk ikhtiar batin sekaligus pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk senantiasa menjaga keseimbangan alam, menghemat penggunaan air, dan merawat tanaman di sekitar kita agar lingkungan tetap lestari,” ujar Plt Kepala MTs N 2 Banjarnegara dalam arahannya.
Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap para murid dapat mengambil hikmah untuk semakin bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.
Antusiasme dan rasa haru juga dirasakan oleh para murid yang mengikuti jalannya ibadah dengan penuh kekhusyukan dari awal hingga akhir. Azalia salah satu murid MTs N 2 Banjarnegara mengungkapkan kesannya seusai pelaksanaan shalat.
“Saya merasa terharu dan khusyuk bisa mengikuti shalat Istisqa bersama teman-teman dan para guru hari ini. Musim kemarau kali ini terasa cukup panjang dan berdampak di lingkungan sekitar kita, jadi kami berharap doa dan ikhtiar bersama ini diijabah oleh Allah SWT agar hujan segera turun dan membawa keberkahan,” ujarnya. (rd/ew)







