Semakin Khidmat, Upacara Senin MIFABARA Tanamkan Kepedulian terhadap Sesama

Banjarnegara – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan upacara bendera rutin hari Senin di MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Seluruh siswa dan guru mengikuti setiap rangkaian upacara dengan tertib dan penuh perhatian. Pelaksanaan kali ini semakin istimewa dengan keterlibatan siswa kelas 4C sebagai petugas upacara yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.(27/9)

Selain menjadi sarana menumbuhkan kedisiplinan, nasionalisme, dan tanggung jawab, upacara Senin juga menjadi momentum bagi keluarga besar MIFABARA untuk mendapatkan penguatan karakter. Dalam amanatnya, Eti selaku pembina upacara mengingatkan seluruh siswa agar senantiasa memiliki kepedulian terhadap sesama.

Eti mengajak para siswa untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga peka terhadap kondisi orang-orang di sekitarnya. Kepedulian dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, seperti membantu teman yang mengalami kesulitan, berbagi, menghargai perbedaan, serta memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.

“Menjadi anak hebat bukan hanya tentang mendapatkan prestasi, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu menjadi pribadi yang peduli dan bermanfaat bagi orang lain,” pesan Eti kepada seluruh peserta upacara.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang terus diterapkan di MIFABARA. Nilai cinta dan kepedulian diharapkan tidak hanya dipahami sebagai sebuah materi, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang tercermin dalam sikap siswa sehari-hari.

Kepala MIFABARA turut menegaskan pentingnya membangun karakter peduli sejak dini. Menurutnya, pendidikan di madrasah tidak hanya bertujuan mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki akhlak dan kepedulian sosial.

“Anak-anak kita perlu dibiasakan untuk peduli, karena kepedulian adalah bagian penting dari akhlak. Ketika anak mampu melihat kesulitan orang lain, mau membantu, dan mampu menghargai sesamanya, di situlah pendidikan karakter benar-benar tumbuh,” tuturnya.

Sementara itu, kelas 4C sebagai petugas upacara turut memberikan warna tersendiri. Dengan sikap tegap, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran karakter untuk melatih keberanian, kepemimpinan, kerja sama, dan tanggung jawab.

Melalui upacara bendera setiap Senin, MIFABARA terus menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga menumbuhkan karakter dan kepedulian. Karena generasi hebat bukan hanya mereka yang mampu berprestasi, tetapi juga mereka yang memiliki hati untuk peduli, tangan untuk membantu, dan sikap untuk menghargai sesama.(nas)