Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening melaksanakan Bimbingan Perkawinan bagi 15 calon pengantin, Rabu (7/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembekalan bagi calon pengantin agar lebih siap menjalani kehidupan rumah tangga dan mampu membangun keluarga yang sakinah.
Kegiatan resmi dibuka oleh Penghulu KUA Kalibening, Wahid Hakim Azzaky. Dalam pemaparannya, Wahid menekankan pentingnya Bimbingan Perkawinan sebagai bekal sebelum calon pengantin memasuki kehidupan berumah tangga. Menurutnya, pernikahan membutuhkan kesiapan yang tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan akad, tetapi juga kesiapan menjalankan kehidupan bersama.
“Bimbingan Perkawinan menjadi kesempatan bagi calon pengantin untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Bekal yang diperoleh diharapkan dapat membantu pasangan menghadapi berbagai dinamika setelah menikah,” jelas Wahid.
Materi berikutnya disampaikan Kepala KUA Kalibening, Sugeng Mulyadi, mengenai fondasi keluarga sakinah. Ia mengajak calon pengantin memahami pentingnya membangun rumah tangga dengan fondasi yang kuat agar kehidupan keluarga dapat berjalan harmonis dan saling memberikan ketenangan.
Penyuluh Agama Islam KUA Kalibening, Sarwono, kemudian memberikan materi tentang manajemen emosional dan finansial. Calon pengantin diajak memahami pentingnya mengelola emosi serta mengatur keuangan dalam kehidupan rumah tangga agar persoalan yang muncul dapat dihadapi secara bijak.
Susmiyati memberikan materi mengenai etika malam pertama sesuai dengan ajaran syariat Islam. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman keagamaan yang tepat kepada calon pengantin terkait kehidupan setelah pernikahan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kalibening, Alinia Susiani bersama tim, menyampaikan materi tentang kesehatan reproduksi dalam kehidupan rumah tangga. Peserta mendapatkan pembekalan agar memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sebagai bagian dari kehidupan keluarga.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung baik dan lancar. Para calon pengantin mengikuti materi dengan antusias serta berpartisipasi aktif selama Bimbingan Perkawinan berlangsung.
(WHA/azd)
