Banjarnegara (Humas) – Banyak orang mengira rezeki yang lapang hanya datang dari kerja keras. Padahal, dalam ajaran Islam, kelapangan rezeki sangat erat kaitannya dengan ketenangan hati dan kedekatan kepada Allah Swt.
Pesan tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Kelompok PKH Desa Adipasir RT 04 RW 05 yang didampingi oleh Atikah pada Selasa (13/10/2026)
Kegiatan ini dilaksanakan setiap satu bulan sekali, kali ini di rumah Mustingah. Endah mengusung tema “Hati Tenang Rezeki Lapang”. Materi ini dipilih untuk menguatkan mental spiritual para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tetap optimistis dan tidak mudah cemas menghadapi persoalan ekonomi.
Dalam kajiannya, Endah menjelaskan bahwa hati yang gelisah akan menyempitkan rezeki, sedangkan hati yang tenang akan melapangkan jalan rezeki. Kuncinya ada pada tawakal, syukur, dan istigfar.
“Allah berfirman, barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar dan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Jadi, ketenangan hati karena takwa adalah magnet rezeki,” ujar Endah.
Ia memaparkan tiga amalan agar hati tenang dan rezeki lapang.Pertama, perbanyak istigfar. “Istigfar bukan hanya penghapus dosa, tetapi juga pembuka pintu rezeki. Rasulullah bersabda, siapa yang membiasakan istigfar, Allah akan beri kelapangan dari setiap kesempitan dan rezeki dari arah yang tidak diduga” paparnya.
Kedua, biasakan syukur atas nikmat kecil. “Jangan menunggu kaya baru bersyukur. Syukuri bantuan PKH, kesehatan keluarga, dan anak yang bisa sekolah. Dengan syukur, Allah janji akan menambah nikmat” terangnya.
Ketiga, jaga salat dan silaturahmi. “Salat membuat hati tenteram, silaturahmi melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Dua amalan ini sederhana, tetapi dampaknya besar bagi kelapangan hidup” tegasnya
Pendamping PKH, Atikah, menyampaikan terima kasih atas bimbingan tersebut. Menurutnya, materi ini sangat relevan untuk membangun ketahanan keluarga KPM.
“Jemaah sangat termotivasi. Mereka jadi paham bahwa ketenangan adalah kunci utama agar rezeki terasa cukup dan berkah,” tutur Atikah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan istigfar bersama agar seluruh KPM Desa Adipasir diberikan hati yang tenang dan rezeki yang lapang serta berkah.
(n/azd)
