Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan terus berkomitmen untuk menghadirkan bimbingan keagamaan dan kemasyarakatan yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan warga. Hal tersebut dibuktikan melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang digelar oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, M. Syaiful Abidin, kepada kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) Dusun Tegaljeruk, Desa Tegaljeruk, pada Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini bertempat di kediaman salah satu anggota PKH, Ibu Boyati, RT 02 RW 02 Dusun Tegaljeruk. Sebanyak 26 orang anggota kelompok hadir secara aktif dalam pertemuan rutin tersebut, didampingi langsung oleh Pendamping PKH Desa Tegaljeruk, Niken Saraswati.
Mengusung tema “Menggapai Keberkahan Keluarga Melalui Pengelolaan Keuangan Berbasis Syariat Islam”, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya mengatur keuangan rumah tangga secara cermat, halal, dan berorientasi pada keberkahan.
Dalam pemaparannya, M. Syaiful Abidin menekankan bahwa pengelolaan keuangan dalam Islam tidak hanya sebatas menghitung pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga menjaga nilai kejujuran, rasa syukur, serta menghindari perilaku konsumtif yang berlebihan.
“Keberkahan dalam rumah tangga tidak semata-mata diukur dari seberapa besar pendapatan yang kita terima, melainkan dari bagaimana cara kita memperoleh dan membelanjakannya sesuai petunjuk syariat. Ketika bantuan pemerintah maupun rezeki yang kita dapatkan dikelola dengan jujur, hemat, serta disisihkan untuk kebaikan, maka Allah SWT akan melimpahkan ketenteraman dan kecukupan dalam keluarga kita,” ujar Syaiful di hadapan para peserta.
Sementara itu, Pendamping PKH Desa Tegaljeruk, Niken Saraswati, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif dan sinergi yang dibangun oleh KUA Pagentan melalui penyuluh agamanya. Menurutnya, edukasi semacam ini sangat krusial untuk melengkapi program pemberdayaan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak KUA Pagentan, khususnya Bapak Syaiful, yang telah berkenan hadir berbagi ilmu. Bimbingan pengelolaan keuangan berbasis syariah ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh ibu-ibu anggota PKH. Harapan kami, materi ini tidak hanya menjadi wawasan baru, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar bantuan yang diterima dapat memberikan manfaat yang optimal dan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga,” tutur Niken.
Acara penyuluhan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif serta doa bersama demi terwujudnya masyarakat Tegaljeruk yang sejahtera, mandiri, dan berakhlakul karimah.
(msa/azd)
