Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit, Endah Widyawati, bersinergi dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Atikah melaksanakan penyuluhan di KPM PKH Kelompok 3 Desa Bandingan, Rabu (15/10/2026). Kegiatan ini diikuti jemaah dengan penuh khidmat dan antusias.
Mengusung tema “Zikir dan Syukur yang Sesungguhnya”, penyuluhan ini bertujuan mengajak Keluarga Penerima Manfaat untuk memahami bahwa zikir bukan sekadar ucapan di lisan, dan syukur bukan hanya kata terima kasih, melainkan harus hadir dalam hati, lisan, dan perbuatan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Endah Widyawati menjelaskan bahwa dzikir yang sesungguhnya adalah ketika hati selalu ingat kepada Allah dalam setiap keadaan, baik saat lapang maupun sempit. Orang yang berdzikir akan merasa tenang, tidak mudah cemas, dan tidak mudah mengeluh atas ujian hidup. Sementara syukur yang sesungguhnya adalah ketika nikmat yang diterima, termasuk bantuan PKH, digunakan untuk hal yang diridai Allah, seperti kebutuhan pendidikan anak, kesehatan keluarga, dan kebutuhan pokok.
“Zikir membuat hati tenang, syukur membuat nikmat bertambah. Jika kita pandai bersyukur, Allah akan menambah rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Syukur itu diwujudkan dengan mengelola rezeki secara bijak, tidak boros, dan tidak untuk gaya hidup yang berlebihan,” ujar Endah.
Sementara itu, pendamping PKH Atikah mengingatkan peserta agar tetap istikamah memenuhi kewajiban sebagai KPM, hadir dalam pertemuan kelompok, serta menjaga komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Melalui sinergi ini, diharapkan KPM PKH Desa Bandingan menjadi keluarga yang senantiasa berzikir, pandai bersyukur, sabar dalam keterbatasan, dan mampu meraih kebahagiaan dunia serta keselamatan di akhirat dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.
(SN/azd)
