Banjarnegara (Humas) – Manusia diperintahkan untuk bekerja keras mengejar dunia, tetapi tidak boleh melupakan akhirat. Keduanya harus berjalan seimbang agar hidup selamat dan bahagia.
Pesan tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Fuad Latif, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan di PKH Kelompok 2 Desa Luwung yang didampingi Mei pada Rabu (13/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan setiap sebulan sekali. Kali ini di rumah Eka dan dihadiri 11 anggota. Fuad mengusung tema “Kejar Dunia, Jangan Tinggalkan Akhirat”. Tema ini dipilih untuk mengingatkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tetap produktif secara ekonomi tanpa melalaikan kewajiban ibadah.
“Allah berfirman dalam QS. Al-Qashash ayat 77, ‘Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan dunia.’ Ayat ini adalah rumus hidup seimbang,” ujar Fuad.
Dalam penyuluhanya, Fuad menjelaskan tiga cara menyeimbangkan dunia dan akhirat. Pertama, niatkan dunia untuk akhirat. “Bekerja, bertani, atau berdagang niatkan sebagai ibadah. Dengan niat karena Allah, lelah di dunia menjadi pahala di akhirat. Dunia dapat, akhirat pun tidak hilang” jelasnya.
Kedua, jangan tinggalkan ibadah demi dunia. “Sesibuk apa pun mengejar rezeki, jangan tinggalkan salat, jangan lalaikan sedekah. Salat adalah pengingat agar hati tidak diperbudak dunia. Orang yang menjaga salat, rezekinya akan dijaga Allah” terangnya.
Ketiga, gunakan dunia sebagai bekal akhirat. “Harta, tenaga, dan waktu yang Allah titipkan di dunia gunakan untuk menyiapkan akhirat. Sisihkan rezeki untuk sedekah, didik anak dengan ilmu agama, dan perbanyak amal saleh. Itulah investasi abadi yang tidak akan merugi” tegasnya.
Pendamping PKH, Mei mengapresiasi materi tersebut. Menurutnya, kajian ini sangat relevan bagi KPM yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan ekonomi.
“Materi ini menyadarkan KPM bahwa mengejar rezeki itu wajib, tetapi jangan sampai lupa salat dan syukur. Dunia dan akhirat harus seimbang,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar KPM Kelompok 2 Desa Luwung diberikan rezeki yang halal, berkah, serta semangat untuk mengejar dunia tanpa meninggalkan akhirat.
(n/azd)
