Gercep, Siswa Kelas 2B Fullday MI Al-Fatah Parakancanggah Khatam Hafalan Juz 30

Banjarnegara – Prestasi keren datang dari MI Al-Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Danendra Abimanyu Zeroun Tsaqif, siswa kelas 2B Fullday, resmi menyelesaikan hafalan tahfidz juz 30 pada Senin, 12 Oktober 2026. Barokallah!

Di usia yang masih duduk di bangku kelas 2 MI, Danendra sudah mengantongi hafalan Juz Amma. Bukan perkara mudah, tapi ia membuktikan bahwa menghafal Al-Qur’an bisa dilakukan sejak dini, asal rutin dan penuh semangat. Setiap ayat yang dihafal menjadi bekal berharga bagi masa depannya.

Capaian ini lahir dari kebiasaan baik yang dibangun setiap hari. Program fullday memberi ruang lebih luas bagi siswa untuk setor hafalan, murajaah, dan belajar bersama guru pembimbing dalam suasana yang nyaman. Dukungan orang tua di rumah juga menjadi bahan bakar yang menjaga semangat Danendra tetap menyala, terutama saat harus mengulang hafalan agar tetap lancar dan kuat.

Kepala MIFABARA, Durotun Nafisah, mengaku bangga atas pencapaian tersebut. “Masya Allah, Barokallah untuk ananda Danendra. Di usia sekecil ini sudah khatam juz 30, itu bukti kesungguhan dan istiqomah yang luar biasa. Semoga jadi inspirasi bagi teman-temannya untuk semakin cinta Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia berharap Danendra terus menjaga hafalan dan semakin semangat melanjutkan juz berikutnya. “Kami ucapkan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang sudah mendampingi dengan sabar. Semoga Allah mencurahkan hidayah dari Al-Qur’an untuk ananda,” lanjutnya.

Pencapaian ini sejalan dengan upaya madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi. Melalui pembiasaan tahfidz yang berkesinambungan, madrasah ingin memastikan setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk dekat dengan Al-Qur’an sejak usia dini, tanpa merasa terbebani.

Bagi teman-teman sebayanya, kisah Danendra bisa jadi penyemangat. Hafalan Al-Qur’an bukan hanya milik orang dewasa. Anak-anak pun bisa, asal mau konsisten selangkah demi selangkah. Mulai dari surah-surah pendek, diulang setiap hari, lama-lama menjadi satu juz utuh.

Selamat, Danendra!. Semoga hafalannya berkah, menjadi cahaya bagi dirinya, orang tua, dan guru-gurunya, serta terus istiqomah hingga mampu menyelesaikan juz-juz berikutnya. Aamiin.(nas)