Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan penyuluhan keagamaan pada Jumat (16/10/2026). Bertempat di salah satu ruang kelas KB Pertiwi Sehat Plumbungan, kegiatan ini dihadiri sebanyak 25 orang jemaah yang merupakan wali siswa Kelompok Bermain (KB) Pertiwi Sehat Plumbungan yang tergabung dalam Majelis Taklim (MT) Ash Shihhah.
Mengusung tema “Gema Lisan Ibu: Membangun Masa Depan Anak Lewat Kata-Kata Penuh Cinta”, bimbingan penyuluhan ini menekankan pentingnya peran ibu dalam membentuk karakter dan mental anak melalui penataan tutur kata sehari-hari. Lisan seorang ibu bukan sekadar alat komunikasi, melainkan doa dan pondasi utama bagi tumbuh kembang spiritual serta psikologis anak.
Dalam pemaparannya, Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, M. Syaiful Abidin, menyampaikan bahwa setiap kata yang diucapkan oleh seorang ibu memiliki kekuatan besar yang membekas dalam jiwa anak. Oleh karena itu, membiasakan tutur kata yang santun dan penuh kasih sayang merupakan bentuk investasi moral terbaik bagi masa depan generasi penerus.
“Setiap ucapan ibu adalah doa yang diijabah oleh Allah SWT. Ketika kita membiasakan diri menyampaikan kata-kata yang penuh cinta, dorongan positif, dan doa terbaik, kita sedang membangun benteng karakter yang kokoh untuk anak-anak kita sejak dini. Jangan sampai emosi sesaat membuat kita mengeluarkan kata-kata yang justru melukai mental mereka,” ujar M. Syaiful Abidin di hadapan para jemaah.
Kegiatan bimbingan ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari pengurus maupun para peserta. Suasana diskusi berlangsung interaktif dan penuh kekeluargaan, di mana para ibu diajak untuk saling berbagi pengalaman dalam mengasuh serta mendidik anak di rumah.
Wakil Ketua MT Ash Shihhah sekaligus Wakil Kepala KB Pertiwi Sehat Plumbungan, Turipah, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan pencerahan yang diberikan oleh pihak KUA Pagentan. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan para orang tua murid saat ini.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan yang disampaikan oleh Bapak Syaiful. Tema ini sungguh menyentuh hati dan menjadi pengingat penting bagi kami para ibu, agar lebih bijak dan berhati-hati dalam menata ucapan kepada anak-anak, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah,” ungkap Turipah.
Melalui kegiatan bimbingan penyuluhan ini, diharapkan para wali siswa KB Pertiwi Sehat Plumbungan dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan berakhlakul karimah.
(msa/azd)
